Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Sarpras Kian Modern, Festival Budaya Irau ke-11 Targetkan Dampak Ekonomi Lebih Luas

Dip Ratar • Minggu, 21 September 2025 | 15:37 WIB
DIPA/RADAR TARAKAN IRAU: Renovasi Lapangan Pro Sehat dan Panggung Utama Padan Liu Burung jelang Festival Budaya Irau ke-11 Kabupaten Malinau
DIPA/RADAR TARAKAN IRAU: Renovasi Lapangan Pro Sehat dan Panggung Utama Padan Liu Burung jelang Festival Budaya Irau ke-11 Kabupaten Malinau

MALINAU – Pemerintah Kabupaten Malinau terus mematangkan persiapan Irau Malinau ke-11 Tahun 2025 yang akan berlangsung 7–26 Oktober 2025. Perhelatan dua tahunan ini dirangkaikan dengan Festival Budaya dan Perayaan HUT ke-26 Kabupaten Malinau.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Malinau, Kamran Daik, mengatakan rapat koordinasi lintas sektor telah dilakukan guna memastikan kelancaran acara.

"Kami membahas kesiapan lembaga adat, Dinas Pariwisata, olahraga prestasi, KORMI, hingga olahraga tarkam. Semua ini berada di bawah koordinasi Asisten 1," jelasnya.

Di sektor UMKM, koordinasi dilakukan Asisten 2. Kamran mengungkapkan jumlah pendaftar UMKM mencapai 500 lebih peserta, sedangkan kapasitas stan sekitar 400 stan.

"Kami prioritaskan pelaku UMKM yang sudah memiliki izin resmi terlebih dahulu. Namun bagi yang belum, tetap diberikan kesempatan jika ada tempat tersedia," katanya.

Bupati Malinau Wempi W. Mawa menambahkan Festival Budaya Irau ke-11 akan memberikan dampak ekonomi besar bagi masyarakat.

"Ada ratusan UMKM lokal dari berbagai daerah dimalinau, dari pedalaman hingga perkotaan. Hotel, homestay, penginapan, warung makan, rental kendaraan, coffee shop, cafe, hingga pengrajin lokal akan ikut merasakan dampaknya," ujar Wempi.

Menurut Kamran, pembaruan signifikan juga dilakukan pada sarana dan prasarana. Stand pameran yang sebelumnya dibuat dari material kayu kini dirancang permanen model knockdown sehingga dapat dibongkar pasang dan digunakan kembali pada acara berikutnya.

Panggung utama juga diperbesar untuk menyesuaikan kapasitas pengunjung. Fasilitas yang dibangun ini bersifat multifungsi.

"Jika nanti ada pihak yang ingin menyewa untuk acara lain, hasilnya masuk ke kas daerah. Kita akan atur mekanisme sewa-menyewa secara resmi," tambah Kamran.

Hingga saat ini, kesiapan teknis Irau Malinau ke-11 telah mencapai 85 persen. "Meski sempat ada insiden nasional, kami tidak patah arah. Acara adat ini sudah kami rencanakan sejak dua tahun lalu," pungkasnya.

Pemkab Malinau menargetkan penyelenggaraan Irau tahun ini dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya UMKM, sekaligus menjadi etalase budaya dan pariwisata terbesar di Kabupaten Malinau. (*dip)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #malinau #Sarpras Kian Modern