MALINAU – Kabupaten Malinau menyatakan kesiapan penuh menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kalimantan Utara (Kaltara) yang dijadwalkan digelar pada tahun 2026 mendatang.
Tak sekadar fokus pada sisi pertandingan, Bupati Malinau Wempi W. Mawa, menegaskan, daerahnya juga siap mengusung konsep sport tourism sebagai daya tarik tambahan selama perhelatan berlangsung.
Wempi menyampaikan, Porprov harus dimaknai lebih dari sekadar ajang kompetisi atlet. Ia menilai kegiatan ini menjadi peluang besar untuk memperkenalkan potensi wisata dan kekayaan alam Malinau kepada masyarakat Kalimantan Utara, bahkan secara nasional.
“Kami tentu siap, lahir dan batin, untuk menjadi tuan rumah Porprov. Tapi lebih dari itu, kami ingin menyuguhkan pengalaman yang berbeda bagi para peserta, ofisial, maupun wisatawan. Bahwa datang ke Malinau bukan hanya untuk bertanding, tapi juga menikmati keindahan alam dan budayanya,” ungkap Wempi.
Menurutnya, pemerintah daerah melalui dinas-dinas terkait telah menyiapkan strategi khusus untuk mendukung kelancaran event olahraga sekaligus memaksimalkan potensi pariwisata.
Fasilitas pendukung di berbagai destinasi wisata, terutama yang dekat dengan pusat kegiatan Porprov, terus dilengkapi.
“Kita punya hutan yang masih virgin, flora dan fauna endemik, desa dengan budaya yang terjaga. Ini menjadi kekuatan wisata yang bisa disandingkan dengan event olahraga. Termasuk juga potensi energi dari pembangkit air, dan lingkungan kayu-kayuan yang eksotis,” paparnya.
Wempi juga menyebut, pengembangan sport tourism bukan hanya berdampak bagi Malinau, tapi berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi di kabupaten dan kota sekitar.
“Porprov ini bukan hanya tentang Malinau. Kita harapkan Bulungan, Tarakan, Nunukan, KTT, termasuk wilayah seperti Mensalong, juga ikut merasakan dampaknya. Sektor transportasi, perbankan, UMKM, hingga jasa layanan wisata bisa bergerak bersama. Kita ingin tunjukkan bahwa Kaltara mampu menjadi tuan rumah event besar,” tegasnya.
Ia menambahkan, koordinasi dengan berbagai pihak juga akan terus diperkuat. Termasuk menggandeng pelaku usaha, perusahaan lokal dan pihak swasta agar turut berperan dalam menyukseskan Porprov.
Dalam visi jangka panjangnya, Wempi menyebut bahwa olahraga telah menjadi salah satu pilar pembangunan sosial di Malinau.
Bahkan dalam beberapa tahun terakhir, Malinau kerap dipercaya menjadi tuan rumah turnamen antar kampung (Tarkam) yang digelar oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga RI.
Bukan hanya itu, beberapa cabang olahraga (cabor) seperti catur dan biliar kini tengah disiapkan untuk bisa dilombakan di tingkat nasional, bahkan internasional, dengan Malinau sebagai tuan rumah.
Wempi berharap dukungan dari seluruh kepala daerah se-Kaltara serta partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci suksesnya pelaksanaan Porprov II Kaltara 2026.
Ia menegaskan komitmen Malinau untuk menjadi tuan rumah yang nyaman, ramah, dan memberi kesan baik bagi setiap tamu yang hadir.
“Kami yakin anak-anak Kaltara punya potensi besar di bidang olahraga. Porprov ini jadi pembuktian, sekaligus persiapan menuju event yang lebih besar. Kalau kita sukses, bukan tidak mungkin Kalimantan Utara ke depan bisa menggelar event nasional,” pungkasnya. (zar)
Editor : Azwar Halim