MALINAU – Libur panjang Lebaran tahun ini membawa berkah tersendiri bagi sejumlah tempat wisata di Kabupaten Malinau. Beberapa lokasi rekreasi seperti Tempat Permandian Aulia (Malinau Utara), Semolon (Mentarang), hingga Tanah Olen (Malinau Selatan), mencatat rata-rata kunjungan sekitar 150 orang per hari, dengan potensi peningkatan pada hari-hari terakhir liburan.
Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah Tajan Frank Park, tempat rekreasi keluarga yang berada di Malinau dan telah beroperasi sejak tahun 2022. Diresmikan oleh Bupati Wempi, taman wisata ini terus berkembang dengan menghadirkan berbagai inovasi sesuai kebutuhan masyarakat.
"Syukur, puji Tuhan, Alhamdulillah sampai saat ini terus kita kembangkan dan inovasi sesuai dengan kebutuhan masyarakat kita," ujar Franklin pengelola Tajan Frank Park.
Taman rekreasi ini menawarkan berbagai wahana menarik mulai dari bebek air, kolam renang anak, hingga flying fox sepanjang 200 meter dengan ketinggian 16 meter dari permukaan kolam. Selain itu, tersedia pula area pemancingan, fasilitas penginapan, dan rencana pembangunan kolam renang dewasa ke depannya.
"Kita lihat di sini, kalau ada yang anaknya mandi, bapaknya bisa mancing. Atau yang lain main flying fox, semuanya mau dicoba. Kalau dilihat dari data, seimbang semua peminatnya," tambah Franklin.
Terkait lonjakan pengunjung, Franklin menyebutkan bahwa pada hari pertama libur Lebaran, jumlah pengunjung mencapai lebih dari 300-an orang.
“Setelah libur selesai, harga akan kembali normal,” jelas Franklin.
Dari sisi keamanan, pihak kepolisian turut aktif melakukan pengamanan dan pemantauan. "Syukur, Puji Tuhan, semuanya berjalan aman dan lancar. Aparat keamanan rutin melakukan monitoring," ungkap Franklin.
Dengan tingginya animo masyarakat terhadap tempat-tempat wisata lokal, diharapkan geliat pariwisata Malinau terus berkembang dan memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat sekitar. (*dips/har)
Editor : Azwar Halim