Satu Tahun Pembangunan dan Penyelenggaraan SMA Unggul Garuda Bulungan

Iwan RT • Dipublikasikan Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:16 WIB
PENDIDIKAN: Direktur Bina Talenta Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek, Adi Nuryanto menjelaskan soal SMA Unggul Garuda. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN
PENDIDIKAN: Direktur Bina Talenta Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek, Adi Nuryanto menjelaskan soal SMA Unggul Garuda. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN

TANJUNG SELOR - Pembangunan dan penyelenggaraan SMA Unggul Garuda di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara) menjadi bagian dari salah satu upaya untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas. Memasuki satu tahun pelaksanaannya, capaian program ini menjadi perhatian, mulai dari perkembangan pembangunan sarana pendidikan hingga kesiapan penyelenggaraan pembelajaran bagi peserta didik.

Melalui kegiatan sosialisasi dan gelar griya (open house), masyarakat diharapkan dapat memperoleh informasi mengenai perkembangan SMA Unggul Garuda, konsep pendidikannya, hingga arah pengembangan sekolah tersebut ke depannya.

Direktur Bina Talenta Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek, Adi Nuryanto mengatakan, pembangunan SMA Unggul Garuda sebagai langkah strategis pemerataan kualitas SDM unggul di bidang STEM (science, technology, engineering and mathematics).

"Penyelenggaraan SMA Unggul Garuda ini bertumpu pada tiga pilar utama, yaitu penyeimbang akses, inkubator pemimpin, serta pengungkit prestasi dan pengabdian masyarakat," ujar Adi kepada Radar Tarakan, Sabtu (17/10). 

Dijelaskannya, penyeimbang akses di sini adalah menghadirkan pendidikan berstandar global yang inklusif dan merata, memastikan talenta terbaik dari seluruh pelosok Nusantara mendapat akses dan fasilitas yang sama.

Inkubator pemimpin, yakni menempa kecerdasan sekaligus karakter kepemimpinan yang adaptif, berintegritas dan peka terhadap isu-isu sosial.

Sedangkan pengungkit prestasi dan pengabdian masyarakat untuk mendorong pembelajaran berbasis masalah nyata agar siswa mampu menghasilkan solusi konkret bagi masyarakat.


KENAPA DIBANGUN DI BULUNGAN

Pemilihan Kabupaten Bulungan, Kaltara sebagai titik pembangunan SMA Unggul Garuda merupakan sebuah keputusan visioner. 

Bulungan adalah posisi geostrategis sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) dan juga merupakan beranda depan pembangunan nasional. 

"Pembangunan Sekolah Garuda ini di Bulungan merupakan bentuk nyata keadilan sosial di bidang pendidikan," tegas Adi. 

Hadirnya SMA Unggul Garuda juga memberikan dampak ganda atau ultiplier effect bagi masyarakat sekitar, baik dari sisi ekonomi, sosial dan edukasi, maupun kebanggaan bagi daerah. 

"Dampak ekonominya mulai dari menggerakkan UMKM lokal, rantai pasok pangan, hingga penyediaan jasa pendukung lainnya," kata Adi. 

Sementara untuk sosial dan edukasi, kehadiran SMA Unggul Garuda ini menjadi pusat inspirasi dan jejaring pembelajaran bagi sekolah-sekolah di sekitar melalui program kolaborasi dan pengabdian.

"Dengan pembangunan SMA Unggul Garuda di Bulungan, Kalimantan Utara ini, maka citra daerah di kancah nasional dan internasional akan semakin baik," tuturnya. 

Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa membangun SMA Unggul Garuda Bulungan adalah manifestasi keadilan sosial di bidang pendidikan. 

"Ini tentu mematahkan anggapan bahwa sekolah unggulan berstandar dunia hanya ada di kota metropolitan. SMA Unggul Garuda ini juga menjadi rumah bersama bagi generasi muda berprestasi dari seluruh Indonesia," pungkasnya. (iwk)

Editor : Azward Halim
kaltara