TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) saat ini tengah mempersiapkan implementasi manajemen talenta dalam jenjang karier Aparatur Sipil Negara (ASN).
Salah satu yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini adalah pemetaan potensi dari seluruh ASN. Lewat pemetaan yang dilakukan, nantinya potensi dari tiap-tiap ASN akan terlihat masuk dalam box berapa dari sembilan box manajemen talenta.
“Kita sudah melakukan sosialisasi percepatan implementasi manajemen talenta terhadap ASN di lingkungan Pemprov Kaltara dan di pemerintah kabupaten/kota yang ada di Kaltara. Itu dilakukan secara daring,” ujar Kepala BKD Kaltara, Andi Amriampa kepada Radar Tarakan, Jumat (9/10).
Ia menyebutkan, dalam sosialisasi tersebut potensi ASN yang menjadi sasarannya sekitar 20 ribu orang. Dalam waktu dekat ini akan kembali dilakukan profiling ASN (pro-ASN) untuk pemetaan potensi dari pegawai.
“Nanti kita akan laksanakan pada akhir November di sini (Tanjung Selor). Itu kuota yang kita dapat sekitar 400 ASN dari yang sebelumnya 135 ASN,” kata Andi Amriampa.
Penambahan kuota untuk Pro-ASN tersebut dilakukan karena Pemprov Kaltara akan melakukan Pro-ASN secara mandiri. Hal ini dilakukan agar pada proses ini dapat mencover peserta lebih banyak.
“Output dari Pro-ASN ini nanti adalah pemetaan potensi untuk dasar penilaian jenjang karier dari ASN itu sendiri. Jadi hasil ini nanti akan menjadi salah satu penilaian pada sistem manajemen talenta, karena dari hasil itu akan terlihat ASN tersebut masih di box mana,” pungkasnya. (iwk)
Editor : Azward Halim