Pemprov Kaltara Terima 4 Lulusan IPDN, BKD: TMT per 1 Oktober 2026

Iwan RT • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 17:58 WIB
Plt. Kepala BKD Kaltara, Andi Amriampa. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN
Kepala BKD Kaltara, Andi Amriampa. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN

TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menerima 4 lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tahun 2026. Sebanyak 4 orang tersebut merupakan sebagian dari 14 lulusan Kaltara dari IPDN angkatan XXXIII tahun 2026. 

Sementara 10 orang lainnya tersebar di Pemkab Bulungan 2 orang, Pemkab Malinau 1 orang, Pemkab Nunukan 3 orang, Pemkab Tana Tidung 2 orang, Pemkot Tarakan 1 orang dan Kemendagri RI 1 orang. 

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara, Andi Amriampa mengatakan, IPDN angkatan XXXIII atau tahun 2026 ini sudah diterima oleh pihaknya dari Kemendagri. 

"Tapi untuk TMT (terhitung mulai tanggal) masuknya per 1 Oktober," ujar Andi Amriampa kepada Radar Tarakan saat dikonfirmasi, Minggu (20/9). 

Jadi, sambil menunggu surat keputusan (SK) pengangkatan sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS), untuk sementara ini mereka sifatnya masih diperbantukan di instansi tempatnya bertugas, termasuk di lingkungan Pemprov Kaltara. 

"Kami juga belum tahu mereka ini jurusan apa-apa saja. Karena mereka ini masih CPNS mengikuti instansi di mana penempatannya," kata Andi Amriampa. 

Setelah nanti mereka dinyatakan diangkat sebagai PNS penuh, baru kemudian mereka melakukan penyesuaian kembali. Karena, setiap CPNS itu di SK-nya tertulis percobaan. 

"Artinya, kalau nanti mereka tidak lulus pada masa percobaan, maka tidak bisa diangkat jadi PNS penuh. Jadi, mereka harus bisa mempersiapkan diri untuk mencapai kelulusan," jelasnya. 

Adapun untuk prosesnya nanti akan diberikan waktu satu tahun untuk mengikuti latihan dasar (latsar) CPNS. 

"Kita lihat saja nanti sepeti apa. Tapi rata-rata CPNS itu lulus, rugi juga mereka sudah melewati proses yang cukup panjang, lantas disia-siakan dengan tidak mengikuti latsar dengan serius," pungkasnya. (iwk)

Editor : Azward Halim
kaltara