Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

41 Kepala OPD Dilantik, Ketua DPRD Kaltara Sarankan Evaluasi 100 Hari Kerja 

Iwan RT • Minggu, 14 Juni 2026 | 17:48 WIB
Ketua DPRD Kaltara, Achmad Djufrie. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN
Ketua DPRD Kaltara, Achmad Djufrie. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN

TANJUNG SELOR - Sebanyak 41 kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) dilantik di Tanjung Selor, Kamis (11/6). 

Pelantikan pejabat pada jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama ini merupakan tindak lanjut dari hasil job fit lewat proses evaluasi kinerja terhadap tiga pejabat dan uji kompetensi terhadap 38 pejabat. 

Terhadap hal itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara, Achmad Djufrie menyarankan kepada Gubernur Kaltara agar selain memberikan jabatan, juga melakukan evaluasi terhadap kinerja kepala OPD yang dilantik. 

"Kalau bisa 100 hari mereka (kepala OPD) ini dilihat kinerjanya. Jadi bisa ditinjau kembali jika tidak bisa menjalankan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik," ujar Achmad Djufrie kepada Radar Tarakan saat dikonfirmasi, Jumat (12/6). 


KOMUNIKASI TIDAK MAKSIMAL

Selain itu, Achmad Djufrie juga menilai bahwa selama ini ada beberapa OPD di lingkungan Pemprov Kaltara yang komunikasinya menang tidak maksimal. 

"Untuk melakukan komunikasi itu sangat lama. Akhirnya berkutat pada OPD itu saja membutuhkan waktu yang lama, sehingga menimbulkan kerugian karena kita jadi tidak bisa maksimal melaksanakan kegiatan," ungkapnya. 

Untuk itu, Politisi Partai Gerindra ini berharap penyesuaian posisi pimpinan di OPD ini dapat memberikan kinerja yang lebih baik ke depannya. 


ADA BEBERAPA JABATAN KOSONG 

Setelah pepantikan yang dilakukan Gubernur Kaltara terhadap kepala OPD hasil job fit itu, tercatat masih ada beberapa jabatan kepala OPD yang kosong. 

Salah satunya kursi Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Provinsi (Setprov) Kaltara setelah ditinggalkan Datu Iqro Ramadhan yang saat ini diamanahkan jadi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltara. 

Terhadap hal ini, Achmad Djufrie mengingatkan agar kekosongan ini dapat segera ditindaklanjuti dengan pengisian pejabat definitif. 

"Harusnya dilakukan pengisian posisi yang kosong ini. Saya kira ini tidak terlalu lama. Harapan kita mudah-mudahan mereka (pejabat yang baru dilantik) bisa bekerja maksimal dan sebaik mungkin," pungkasnya. (iwk/lim)

Editor : Azward Halim
#kaltara