Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Hasil Industri dan Pertanian Picu Turunnya Ekspor Non Migas Kaltara

Iwan RT • Senin, 8 Juni 2026 | 09:34 WIB
STATISTIK: Sektor pertanian salah satu penyumbang turunnya ekspor Kaltara periode Januari-April 2026. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN
STATISTIK: Sektor pertanian salah satu penyumbang turunnya ekspor Kaltara periode Januari-April 2026. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN

TANJUNG SELOR - Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat ekspor melalui pelabuhan di Kaltara pada periode Januari-April 2026 turun 3,88 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2205.

 

Berdasarkan data yang diterima Radar Tarakan, pada periode Januari-April 2026 ekspor melalui pelabuhan di Kaltara sebesar USD 434,39 juta. Sedangkan di periode Januari-April 2025 totalnya mencapai USD 451,91 juta. 

 

Kepala BPS Kaltara, Mustaqim mengatakan, penurunan ekspor Januari-April 2026 dibanding periode yang sama tahun lalu disebabkan oleh menurunnya ekspor non migas sebesar 4,40 persen. 

 

"Penurunan eskpor non migas ini dari USD 450,56 juta menjadi USD 430,73 juta," ujar Mustaqim, Jumat (5/6). 

 

Penurunan ekspor non migas ini dipicu turunnya ekspor hasil industri 16,45 persen, dari USD 149,81 juta menjadi USD 125,17 juta dan ekspor hasil pertanian yang turun 42,82 persen, dari USD 11,35 juta menjadi USD 6,49 juta. 

 

Berbeda dengan ekspor migas, pada periode Januari-April 2026 ini tercatat naik 170,13 persen, yakni dari USD 1,35 juta menjadi USD 3,66 juta. 

 

Begitu juga dengan ekspor asli Kaltara, di periode ini mengalami kenaikan 1,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dari USD R43,98 juta menjadi USD 451,11 juta. 

 

"Secara lebih terperinci, sektor yang mengalami kenaikan yaitu hasil tambang sebesar 3,34 persen atau menjadi USD 299,07 juta," sebutnya. 

 

Sementara, sektor hasil industri turun 0,22 persen atau menjadi USD 133,48 juta dan sektor hasil pertanian turun 23,44 persen atau menjadi USD 14,89 juta dibanding kondisi Januari-April 2025.

 

"Total ekspor asli Kaltara melalui pelabuhan di luar Kaltara mencapai USD 49,40 juta. Tiga provinsi utamanya, yaitu Jawa Timur USD 45,93 juta, Sulawesi Selatan USD 2,75 juta dan Jakarta USD 0,68 juta," tuturnya. 

 

Adapun lima negara tujuan utama ekspor melalui pelabuhan di Kaltara pada periode Januari-April 2026 adalah Tiongkok, Filipina, Vietnam, India dan Korea Selatan. 

 

"Nilai ekspor kelima negara ini masing-masing mencapai USD 157,75 juta, USD 75,65 juta, USD 57,27 juta, USD 46,19 juta dan USD 39,14 juta," kata Mustaqim. 

 

Peranan kelima negara ini dalam ekspor Kaltara mencapai 87,29 persen terhadap total ekspor Januari-April 2026. (iwk/lim)

Editor : Azward Halim
#kaltara