TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara (Kaltara) merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki ragam potensi, mulai dari sektor energi baru terbarukan, perikanan dan kelautan, hingga pariwisata yang berbasis budaya dan alam.
Khusus untuk pariwisata berbasis alam, di Kaltara sangat banyak. Mulai dari wisata air terjun hingga goa. Baru-baru ini, Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang bersama rombongan mendatangi salah satu goa di Baratan, Desa Gunung Seriang, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan.
Warga setempat menyebutnya Goa Berlapis. Embun dan kondisi medan yang cukup menantang menjadi saksi perjalanan rombongan pada Sabtu (30/5) pagi itu. Lelah? Iya. Tapi, rasa lelah itu seolah terbayarkan saat sampai di lokasi goa tersebut.
Bukan sekadar menikmati keindahan alam, tapi kedatangan dari rombongan ini lebih kepada ingin melihat langsung potensi wisata alam tersebut. Karena, di balik gelapnya Goa Belapis, ada cahaya masa depan pariwisata dari provinsi ke-34 Indonesia ini.
Saat berada di dalam goa, Gubernur Zainal bersama dengan rombongan sesekali setop melihat keunikan yang ada di dalam goa tersebut. Mulai dari dinding batu hingga bagian langit-langit goa yang tampak dihiasi ornamen batu alami dengan bentuk yang unik dan beragam.
Kondisi ini terbentuk secara alami selama ribuan tahun. Hal yang tak kalah uniknya, ada tumpukan batu yang jika dipukul bagian tepinya, menghasilkan bunyi-bunyian merdu. Bunyi yang muncul terdengar seperti alat musik alam.
“Di sini kami datang karena ingin melihat secara langsung suasana di dalam goa di daerah Baratan. Insha Allah ke depan gua ini kita jadikan salah satu destinasi wisata di Kabupaten Bulungan,” ujar Gubernur Zainal.
Untuk itu, orang nomor satu di Kaltara ini berharap masyarakat yang datang ke tempat wisata ini tidak merusak dan mengotori. Artinya, semua memiliki tanggung jawab untuk bersama-sama menjaga tempat ini.
Selain Goa Berlapis, sebelumnya Gubernur Zainal juga sudah mengunjungi Goa Batu Benau yang dihuni Suku Punan Batu di Sajau, kawasan Goa Karst Batu Putih di Gunung Putih, serta Batu Tumpuk di Panca Agung.
Bagi Kaltara yang terus berupaya memperluas sektor pariwisata, keberadaan Goa Berlapis ini menjadi aset yang berharga. Tidak hanya menawarkan keindahan alam, tapi juga pengalaman petualangan yang berbeda bagi para pencinta wisata goa. (iwk/lim)
Editor : Azward Halim