TANJUNG SELOR – Pemerintah pusat merencanakan membangun puluhan titik SMA Unggul Garuda di Indonesia, salah satunya di Tanjung Selor Ibu Kota Kalimantan Utara (Kaltara).
Sesuai perencanaan, satuan pendidikan yang lahir dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 116 Tahun 2025 ini untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul di bidang sains dan teknologi.
Khusus untuk di Kaltara, penerimaan peserta didik baru sudah dibuka untuk tahun ajaran 2026-2027. Penerimaan peserta didik baru ini dibuka di tengah kondisi bangunan yang belum siap, yang mana proses pekerjaan di lapangan baru dimulai pada tahap awal.
Tapi bukan pada persoalan kesiapan bangunan, justru hal utama yang menjadi sorotan mata publik saat ini lebih kepada proses penerimaan peserta didik barunya.
Informasi terbaru, dari 80 formasi di tahun ajaran 2026-2027, hanya 12 yang dari Kaltara atau dari lokal daerah tempat SMA Unggul Garuda ini dibangun. Sisanya, diisi dari luar Kaltara. Pertanyaannya, SMA Unggul Garuda di Kaltara ini untuk siapa ?
Anak-anak atau putra dan putri Kaltara tentu juga memiliki mimpi untuk bisa masuk mengenyam pendidikan di SMA Unggul Garuda yang katanya berstandar internasional dan setelah lulus memiliki peluang besar untuk masuk ke perguruan tinggi ternama di dunia.
Apakah ada peran dari pemerintah daerah dalam memperjuangkan anak-anak lokal untuk bisa masuk di SMA Unggul Garuda ini ?
Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara, Ingkong Ala saat dikonfirmasi terkait hanya 12 orang anak Kaltara yang lolos seleksi masuk SMA Unggul Garuda di Kaltara mengaku bahwa sejauh ini dirinya belum mendapatkan informasi terkait hal itu.
“Nanti saya tanya dulu sistemnya seperti apa,” kata Wagub Ingkong.
Kendati demikian, Politisi Partai Hanura ini mengatakan bahwa jumlah 12 itu sangat sedikit dari kuota 80 orang yang diterima tahun ini.
“Berapa persen saja itu. Sangat sedikit,” tegasnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara, Hasanuddin saat dikonfirmasi melalui sambungan selulernya belum ada jawaban terkait seleksi masuk SMA Unggul Garuda di Kaltara ini. (iwk/lim)
Editor : Azward Halim