Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Kaltara Dilanda Banjir, Sebagian Wilayah Ibu Kota Terendam

Iwan RT • Kamis, 21 Mei 2026 | 09:26 WIB
BENCANA: Salah satu titik banjir yang terjadi pada ruas jalan di Tanjung Selor. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN
BENCANA: Salah satu titik banjir yang terjadi pada ruas jalan di Tanjung Selor. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN

TANJUNG SELOR - Luapan sungai pada sejumlah wilayah di Kalimantan Utara (Kaltara) yang terjadi saat ini menyebabkan banjir di beberapa titik pemukiman penduduk, salah satunya di Tanjung Selor Ibu Kota Kaltara.

Pada Rabu (20/5), air Sungai Kayan di Kabupaten Bulungan terpantau kembali naik setelah sempat surut dari banjir sehari sebelumnya. Akibatnya, sebagian wilayah di ibu kota Kaltara ini kembali terendam, seperti di Jalan Kolonel Soetadji dan Jalan Durian.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara, Denny Harianto mengatakan bahwa banjir yang terjadi di Kaltara ini merupakan banjir kiriman dari negara tetangga, Malaysia.

“Kalau kita di Kaltara ini cuaca sulit diprediksi. Seperti hari ini cuacanya panas dan kita memasuki musim kemarau,” ujar Sekprov Denny.

Melihat situasi dan kondisi air yang masih turun naik, ia berharap semoga ini tidak terus naik dan mengkhawatirkan bagi masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah bantaran sungai. 

Kendati demikian, ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara melalui Badan Penanggulangan dan Bencana Daerah (BPBD) tetap akan terus waspada dan siaga terhadap kemungkinan-kemungkinan yang bisa saja terjadi.

“Apapun itu, kita sudah siap lewat BPBD untuk mengantisipasi terjadinya bencana di daerah,” tuturnya.

Tak hanya mempersiapkan diri, saat ini BPBD Kaltara juga terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan BPBD di tingkat kabupaten/kota dan terdampak banjir. 

“Sebenarnya bukan hanya banjir, potensi terjadinya kebakaran juga harus kita antisipasi. Intinya, apapun yang terjadi, itu dilaporkan, baik kepada kami di pemerintah, maupun kepada aparat supaya ada tindakan cepat untuk apa yang bisa kita lakukan,” tegasnya. (iwk/lim)

Editor : Azward Halim
#kaltara