Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Investasi di Kaltara Tembus Rp 11 Triliun dalam Tiga Bulan, PSN Dikawal

Iwan RT • Sabtu, 9 Mei 2026 | 23:20 WIB
KESEPAKATAN: Penandatanganan kerja sama penguatan investasi di Kaltara. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN
KESEPAKATAN: Penandatanganan kerja sama penguatan investasi di Kaltara. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN

TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat realisasi investasi pada triwulan I tahun 2026 mencapai Rp 11 triliun.

 

Capaian dalam tiga bulan ini setara dengan realisasi 36 persen dari target tahunan yang ditetapkan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI untuk Kaltara sebesar Rp 30,55 triliun. Kabar baik ini disampaikan Gubernur Kalrara, Zainal Arifin Paliwang kepada Radar Tarakan saat ditemui usai membuka acara Kaltara Investment Forum (KIF) 2026 di Tanjung Selor, Kamis (7/5).

 

"Capaian ini menunjukkan bahwa kepercayaan investor terhadap iklim investasi di Kalimantan Utara terus meningkat," ujar Gubernur Zainal.

 

Tak hanya itu, capaian positif ini juga sekaligus menjadi fondasi yang kuat bagi upaya pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

 

Sejalan dengan itu, Gubernur Zainal menegaskan bahwa Pemprov Kaltara juga terus berkomitmen untuk mengawal berbagai proyek strategis nasional (PSN) yang menjadi pilar utama transformasi ekonomi daerah.

 

Mulai dari pengembangan Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) Tanah Kuning-Mangkupadi di Kabupaten Bulungan, serta pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Mentarang Induk di Kabupaten Malinau. "Proyek-proyek ini diharapkan dapat menjadi katalisator dalam mendorong hilirisasi industri serta meningkatkan nilai tambah sumber daya alam yang kita miliki," tuturnya.

 

Melalui KIF tahun 2026 ini, Gubernur Zainal berharap dapat terbangun komunikasi, kolaborasi dan kemitraan yang erat antara pemerintah, pelaku usaha dan para investor, baik itu dari dalam negeri maupun luar negeri. "Forum ini diharapkan menjadi wadah yang efektif untuk bertukar gagasan, menjajaki peluang kerja sama, serta memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan transformasi ekonomi Kaltara yang maju, makmur dan berkelanjutan," pungkasnya. (iwk/lim)

Editor : Azward Halim
#kaltara