Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

50 Persen Jemaah Haji Kaltara Masuk Risiko Tinggi, Kanwil Kemenhajum Kaltara Minta Batasi Aktivitas

Fijai RT • Minggu, 12 April 2026 | 09:41 WIB
MANASIK HAJI: Jamaah haji Kaltara saat mengikuti manasik haji. FOTO: KEMENHAJUM KALTARA
MANASIK HAJI: Jamaah haji Kaltara saat mengikuti manasik haji. FOTO: KEMENHAJUM KALTARA

TANJUNG SELOR – Sebanyak 50 persen  jemaah haji asal Kaltara masuk kategori risiko tinggi (risti). Kondisi ini menjadi perhatian serius Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenhajum) Kaltara dalam memastikan kesiapan keberangkatan tahun ini.

Kepala Kanwil Kemenhajum Kaltara, H. Muhammad Saleh, mengatakan faktor kesehatan jemaah menjadi fokus utama setiap tahun. “Hampir 50 persen jemaah kita tergolong risiko tinggi, sehingga aspek kesehatan memang memerlukan perhatian khusus,” kata Saleh kepada Radar Kaltara, Minggu (12/4).

Menurutnya, pihaknya terus memperkuat koordinasi dengan dinas kesehatan di seluruh kabupaten/kota guna memantau kondisi jemaah secara intensif menjelang keberangkatan.
 “Kami berupaya melakukan koordinasi intens dengan dinas kesehatan masing-masing daerah untuk memastikan kondisi jemaah tetap stabil,” ungkapnya.

Selain itu, Kanwil Kemenhajum Kaltara juga mengimbau keluarga jemaah untuk membatasi aktivitas menjelang keberangkatan, termasuk kegiatan walimatus safar atau syukuran.
 “Kami minta kegiatan keluarga dibatasi. Idealnya, satu minggu sebelum keberangkatan sudah tidak ada lagi kegiatan agar kesehatan jemaah tetap terjaga,” tegasnya.

Sementara itu, dari sisi persiapan teknis, Saleh memastikan progres keberangkatan jemaah haji Kaltara telah mencapai 95 persen. 
“Untuk persiapan keberangkatan sudah sekitar 95 persen. Saat ini tinggal menunggu jadwal pemberangkatan,” ungkapnya.

Ia juga memastikan hingga saat ini belum ada perubahan jadwal keberangkatan jemaah haji. “Belum ada perubahan jadwal. Kami harapkan seluruh jemaah tetap menjaga kondisi kesehatan agar dapat berangkat dan menjalankan ibadah dengan lancar,” pungkasnya. (jai)

Editor : Azward Halim
#kaltara