TANJUNG SELOR - Pemerintah Negeri Sabah, Malaysia kembali melakukan kunjungan ke Kalimantan Utara (Kaltara) pada Selasa (7/4). Tujuan utama dari kunjungan ini untuk mempererat hubungan kerja sama antara Negeri Sabah dan Kaltara dan menyokong pelaksanaan Hala Tuju Sabah Maju Jaya (SMJ 2.0: 2026-2030) yang selaras dengan Rencana Malaysia ke-13.
Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara, Denny Harianto mengatakan, di sini Negeri Sabah melirik peluang kerja sama strategik dalam pembangunan ekonomi biru yang mapan, inklusif dan berdaya tahan.
Kemudian, memperkokoh kerja sama subregional BIMP-EAGA (Brunai Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippine Eas ASEAN Growth Area) melalui eksplorasi peluang kerja sama strategik dalam pembangunan ekonomi biru. "Termasuk pengelolaan sumber daya pesisir laut secara lestari," ujar Denny kepada Radar Tarakan saat ditemui di Tanjung Selor, Selasa (7/4).
Dalam pertemuan itu, Denny mengatakan bahwa pihaknya akan memperkenalkan potensi yang ada di provinsi ke-34 Indonesia ini ke Pemerintah Negeri Sabah, baik dari sisi sumber daya manusia (SDM) maupun yang lainnya. "Kita akan paparkan, mana nanti yang bisa jadi pertukaran objek maupun potensi buat mereka sebagai peluang di Kaltara, mulai dari kehutanan, pertambangan hingga UMKM dan pariwisata," katanya.
Selain itu, Denny juga kembali menegaskan pesan Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang kepada aparatur sipil negara (ASN) Pemprov Kaltara agar dapat menunjukkan sikap ramah kepada setiap tamu yang datang ke Kaltara. "Itu suatu keharusan. Tanpa diminta itu menjadi ciri khas kita, siapapun datang kita harus terbuka," pungkasnya. (iwk/lim)
Editor : Azward Halim