Angkat Cokelat Bulungan, Fotografer Bulungan Juara Kompetisi BI

Fijai RT • Dipublikasikan Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:39 WIB
BERPRESTASI : Kepala KPwBI Kalsel Haris Munandar menyerahkan piagam kepada Agus Salam.
BERPRESTASI : Kepala KPwBI Kalsel Haris Munandar menyerahkan piagam kepada Agus Salam.

TANJUNG SELOR – Mengangkat potensi produk lokal ke panggung kompetisi, fotografer asal Bulungan, Agus Salam berhasil meraih Juara 3 Karya Foto Jurnalistik kategori media cetak/online dalam Kompetisi Karya Jurnalistik (KKJ) Bank Indonesia Wilayah Kalimantan 2026. Prestasi itu diraih melalui karya berjudul “Cokelat Bulungan Jangkau Pasar Mancanegara”.

“Alhamdulillah, dengan mengangkat produk cokelat Bulungan, bisa meraih Juara 3 Karya Foto Jurnalistik kategori media cetak/online dalam KKJ Bank Indonesia Wilayah Kalimantan Tahun 2026,” kata Agus, Rabu (14/10).

Agus menjelaskan, karyanya bersaing dengan 115 karya jurnalistik dari seluruh Kalimantan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 18 finalis terpilih untuk mempresentasikan karya di hadapan dewan juri di Hotel Aloft Bali Kuta at Beachwalk, Selasa (13/10).

“Setelah ditetapkan sebagai finalis, saya bersama belasan finalis lainnya memaparkan karya jurnalistik masing-masing di hadapan juri,” jelasnya.

Dalam kompetisi tersebut, juara 1 dan juara 2 kategori foto jurnalistik media cetak/online diraih peserta dari Kalimantan Selatan. Sementara itu, Agus menjadi salah satu perwakilan Kalimantan Utara yang berhasil meraih juara melalui karya yang menyoroti potensi cokelat lokal Bulungan. Agus mengatakan, pemilihan tema cokelat Bulungan bertujuan memperkenalkan produk daerah yang memiliki peluang menembus pasar internasional. Ia mengangkat Cokelat Bultiya setelah produk tersebut menjadi salah satu dari sembilan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kalimantan Utara yang diperkenalkan melalui kegiatan business matching Bank Indonesia Kaltara.

“Cokelat Bultiya Bulungan menjadi salah satu dari sembilan produk UMKM Kaltara yang tembus mancanegara, dengan buyer dari Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam,” ungkapnya.

Menurut Agus, Cokelat Bultiya Bulungan juga mencatat nilai kesepakatan bisnis tertinggi dibandingkan produk lainnya, yakni Rp 1,13 miliar. Potensi tersebut menjadi alasan kuat baginya untuk mengangkat cokelat Bulungan sebagai tema karya foto jurnalistik.

“Mudah-mudahan raihan juara dengan mengangkat produk cokelat Bulungan ini menjadi kado Hari Jadi ke-66 Kabupaten Bulungan dan ke-236 Tanjung Selor,” harapnya.

Sementara itu, Sekda Bulungan H. Risdianto turut menyampaikan ucapan selamat atas prestasi yang diraih Agus. Ia menilai capaian tersebut menunjukkan insan media daerah mampu bersaing melalui karya jurnalistik di tingkat yang lebih luas.

“Saya mengucapkan selamat atas raihan juara. Insan media dari Bulungan bisa bersaing di kancah nasional,” ujar Risdianto.

Risdianto juga mengapresiasi langkah Agus yang turut memperkenalkan produk khas Bulungan melalui karya jurnalistiknya. Menurutnya, promosi potensi lokal melalui media dapat membantu memperluas pengenalan produk daerah kepada masyarakat di luar Kalimantan Utara.

“Terima kasih sudah membawa produk khas Bulungan di tingkat nasional,” katanya.

Ia berharap prestasi tersebut menjadi penyemangat bagi insan media untuk terus berkarya sekaligus berkontribusi mengenalkan potensi daerah. “Semoga prestasi ini menjadi penyemangat untuk terus berkarya dan membawa nama Bulungan semakin dikenal di tingkat nasional,” pungkasnya. (jai)

Editor : Azward Halim
KKJ coklat bulungan Bank Indonesia Kaltara