Bupati Bulungan Dorong RPH Sabanar Lama Perkuat Jaminan Daging Aman dan Halal

Fijai RT • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 14:28 WIB
TINJAU LAPANGAN : Bupati Bulungan, Syarwani  meninjau stand bazar peternakan di Kompleks RPH Sabanar Lama, Tanjung Selor, Selasa (15/9).
TINJAU LAPANGAN : Bupati Bulungan, Syarwani  meninjau stand bazar peternakan di Kompleks RPH Sabanar Lama, Tanjung Selor, Selasa (15/9).

TANJUNG SELOR – Keberadaan Rumah Potong Hewan (RPH) Sabanar Lama dinilai memiliki peran strategis dalam memastikan ketersediaan pangan asal hewan yang aman, sehat, utuh dan halal bagi masyarakat Bulungan. Hal itu disampaikan Bupati Bulungan, Syarwani saat membuka bulan bakti peternakan, expo dan bazaar peternakan di Kompleks RPH Sabanar Lama, Tanjung Selor, Selasa (15/9).

Kepada Radar Kaltara, Syarwani mengatakan, RPH tidak hanya menjadi tempat pemotongan hewan, tetapi bagian penting dari tata kelola penyediaan pangan asal hewan. “Keberadaan RPH memiliki arti penting dalam mendukung tata kelola penyediaan pangan asal hewan yang aman, sehat, utuh dan halal,” kata Syarwani kepada Radar Kaltara, Selasa (15/9).

Menurutnya, peningkatan kualitas pelayanan RPH menjadi penting untuk memberikan kepastian kepada masyarakat mengenai produk daging yang beredar. Aspek kesehatan hewan, keamanan pangan, higiene, sanitasi hingga kehalalan harus menjadi perhatian dalam setiap prosesnya.

“Saya berharap RPH ini dapat terus ditingkatkan kualitas pelayanan dan pengelolaannya, sehingga mampu memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa produk daging yang beredar memenuhi aspek kesehatan hewan, keamanan pangan, higiene, sanitasi dan kehalalan,” ungkapnya.

Dorongan tersebut sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kualitas pangan yang dikonsumsi. Menurutnya, masyarakat kini semakin membutuhkan jaminan bahwa produk pangan asal hewan yang beredar telah memenuhi standar keamanan dan kesehatan. “Hal ini menjadi semakin penting seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kualitas dan keamanan pangan,” jelasnya.

Tak hanya memperkuat sisi hilir melalui RPH, Pemda Bulungan juga berkomitmen mendorong pengembangan sektor peternakan dari hulu. Upaya tersebut mencakup peningkatan populasi dan produktivitas ternak hingga penguatan pelayanan kesehatan hewan. “Pemerintah daerah akan terus mendorong peningkatan populasi dan produktivitas ternak serta penguatan pelayanan kesehatan hewan,” ungkap Syarwani.

Pengembangan pakan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia peternak juga menjadi perhatian. Pemerintah daerah mendorong peternak agar mampu meningkatkan produktivitas dengan dukungan pengetahuan dan teknologi yang sesuai kebutuhan. “Kita juga mendorong pengembangan pakan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia peternak,” katanya.

Pemanfaatan teknologi dalam budidaya maupun pengolahan hasil peternakan turut didorong untuk meningkatkan nilai tambah sektor tersebut. Langkah ini diharapkan membuat usaha peternakan semakin efisien sekaligus mampu menghasilkan produk yang lebih berkualitas dan berdaya saing. “Pemanfaatan teknologi dalam budidaya dan pengolahan hasil peternakan perlu terus dikembangkan,” tegasnya.

Syarwani menargetkan sektor peternakan tidak hanya berfungsi memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, tetapi berkembang menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah. Karena itu, penguatan dari sisi produksi, kesehatan hewan, sumber daya manusia (SDM), teknologi hingga tata kelola hasil ternak harus dilakukan secara berkelanjutan. “Kita ingin peternakan di Bulungan tumbuh menjadi sektor ekonomi yang produktif, modern, mandiri dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah,” pungkasnya. (jai)

Editor : Azward Halim
Bupati Bulungan Syarwani pemkab bulungan rph