TANJUNG SELOR – Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan menyiapkan 250 ribu masker untuk masyarakat sebagai langkah mitigasi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Masker diprioritaskan bagi kelompok masyarakat rentan dan pelajar, terutama di wilayah yang terdampak kabut asap.
Kepala Dinkes Bulungan H. Imam Sujono mengatakan pengadaan masker tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Bulungan Syarwani untuk melindungi masyarakat dari paparan kabut asap. “Sesuai arahan Bupati Bulungan, kita akan membagikan sebanyak 250 ribu masker nantinya. Masker akan didistribusikan kepada kelompok masyarakat rentan dan pelajar,” kata Imam kepada Radar Kaltara, Selasa (1/9).
Menurut Imam, distribusi masker akan difokuskan di wilayah yang kondisi kabut asapnya cukup terdampak. Dua wilayah yang menjadi perhatian yakni Tanjung Selor dan Tanjung Palas Timur. “Khususnya di wilayah yang terdampak kabut asap, seperti Tanjung Selor dan Tanjung Palas Timur,” ujarnya.
Imam menyebut pengadaan ratusan ribu masker tersebut menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT). “Pengadaan masker ini bersumber dari anggaran BTT,” jelasnya.
Untuk mempercepat penyaluran, Dinkes Bulungan akan menggandeng sejumlah organisasi dan instansi terkait. Distribusi nantinya dilakukan melalui organisasi masyarakat (ormas), Palang Merah Indonesia (PMI) serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bulungan.
“Nantinya penyaluran akan dilakukan melalui ormas, PMI, dan Disdikbud Bulungan,” pungkasnya. (jai)