Bocah 5 Tahun Tenggelam di Dermaga PMKT, Ditemukan Meninggal

Fijai RT • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 14:21 WIB
DIEVAKUASI : Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad korban yang ditemukan meninggal dunia, Rabu (2/9)
DIEVAKUASI : Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad korban yang ditemukan meninggal dunia, Rabu (2/9)

TANJUNG SELOR – Pencarian terhadap Zaenab, bocah perempuan berusia lima tahun yang dilaporkan tenggelam di depan Dermaga PMKT, Bulungan, berakhir duka. Tim SAR gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (2/9) sekitar pukul 13.50 Wita.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga (Kasi Ops) Basarnas Tarakan Dede Hariana mengatakan, laporan kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Tarakan dari seorang warga bernama Via yang merupakan tetangga korban. "Kami menerima informasi pada pukul 10.00 WITA terkait satu anak yang tenggelam di depan Dermaga PMKT Kabupaten Bulungan," kata Dede kepada Radar Kaltara, Rabu (2/9).

Berdasarkan laporan yang diterima, korban diketahui tenggelam sekitar pukul 03.43 WITA. Lokasi kejadian berada di perairan depan Dermaga PMKT pada koordinat 2°51'25.11"N 117°25'14.18"E. "Setelah menerima laporan, tim langsung melakukan persiapan dan bergerak menuju lokasi untuk melaksanakan pencarian," ungkapnya.

Dede menjelaskan, jarak menuju lokasi kejadian diperkirakan mencapai 3,68 nautical miles dengan heading 68,99 derajat. Tim SAR membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk mencapai lokasi pencarian. "Estimasi waktu tempuh tim SAR menuju lokasi kurang lebih 20 menit," jelasnya.

Upaya pencarian dilakukan tim SAR gabungan dengan menyisir area sekitar lokasi kejadian. Pencarian akhirnya membuahkan hasil pada pukul 13.50 WITA. "Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia," ungkap Dede.

Korban ditemukan pada koordinat 2°51'26.3"N 117°25'20.5"E. Posisi korban berjarak sekitar 200 meter dari titik lokasi kejadian. "Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi untuk selanjutnya dibawa ke RSD Tanjung Selor," terangnya.

Operasi SAR tersebut melibatkan sejumlah unsur, mulai dari Unit Siaga SAR Bulungan, BPBD Bulungan, TNI AL, Polairud Bulungan, Polsek Bulungan, BPBD Kaltara, PMI Bulungan hingga masyarakat. "Seluruh unsur bersama-sama melakukan pencarian dan penanganan terhadap korban," ujarnya.

Dalam operasi itu, tim juga mengerahkan satu unit rescue car, satu unit rigid inflatable boat (RIB), satu set peralatan medis, peralatan komunikasi, serta peralatan SAR air. "Seluruh alut dan peralatan yang diperlukan dalam operasi telah dikerahkan untuk mendukung proses pencarian," jelasnya.

Setelah korban ditemukan dan dievakuasi, tim SAR gabungan melaksanakan debriefing pada pukul 14.05 WITA. Operasi SAR hari pertama kemudian dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. "Dengan korban telah ditemukan, operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,"pungkasnya. (jai)

Editor : Azward Halim
PKMT tim sar gabungan Basarnas Tarakan korban tenggelam