Pertamina Perkuat Pasokan BBM ke Bulungan, 200 KL Dikirim

Fijai RT • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 12:17 WIB
PENGISIAN BBM : Aktivitas kendaraan mengisi BBM di SPBU Jalan Katamso.
PENGISIAN BBM : Aktivitas kendaraan mengisi BBM di SPBU Jalan Katamso.

TANJUNG SELOR – PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Regional Kalimantan memperkuat penyaluran bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan Pertamax ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bulungan. Lebih dari 200 kiloliter (KL) BBM dikirim secara bertahap pada Rabu (2/9) untuk membangun ketahanan stok sekaligus menjaga kelancaran pelayanan kepada masyarakat.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Edi Mangun mengatakan penguatan pasokan dilakukan sebagai langkah menjaga ketersediaan BBM di sejumlah SPBU Bulungan. “Pertamina terus mengoptimalkan penyaluran Pertalite dan Pertamax ke Kabupaten Bulungan. Setelah pengiriman dilakukan pada 1 September, hari ini kami kembali memperkuat penyaluran untuk membangun stok di SPBU serta menjaga kelancaran pelayanan kepada masyarakat,” kata Edi kepada Radar Kaltara, Rabu (2/9).

Sebelumnya, pada Selasa (1/9), Pertamina telah menyalurkan sekitar 80 KL Pertalite dan Pertamax ke sejumlah lembaga penyalur di Bulungan. Pengiriman tersebut menyasar SPBU 66.772.04, SPBU 63.772.02, SPBU 64.772.02, SPBU 66.772.01, serta lembaga penyalur 6P.772.04.

“Penyaluran sudah dilakukan sejak 1 September dan kembali diperkuat pada hari ini untuk memastikan stok di masing-masing SPBU tetap terjaga,” ungkapnya.

Pada pengiriman Rabu, mobil tangki diberangkatkan secara bertahap sejak pagi menuju SPBU tujuan. Sebagian armada masih dalam perjalanan untuk mengantarkan pasokan ke lokasi masing-masing. “Sejumlah mobil tangki telah diberangkatkan sejak pagi, sementara pengiriman lainnya masih dalam perjalanan menuju SPBU tujuan,” jelasnya.

Menurut Edi, penguatan distribusi dilakukan menyusul adanya penyesuaian jadwal pengiriman dari Jobber Berau. Pertamina kemudian mengambil langkah operasional dengan mempercepat proses pengiriman sekaligus mengatur kembali pola distribusi agar pasokan dapat segera diterima oleh masing-masing SPBU.

“Kami telah melakukan langkah operasional dengan mempercepat proses pengiriman dan mengatur kembali pola penyaluran agar pasokan dapat segera diterima oleh masing-masing SPBU,” katanya.

Pertamina juga terus memantau perjalanan mobil tangki hingga BBM diterima oleh lembaga penyalur. Koordinasi dengan pengelola SPBU dilakukan untuk mengetahui kondisi stok, aktivitas pembelian serta kelancaran pelayanan di lapangan. “Kami terus memantau proses pengiriman hingga produk diterima dan pelayanan kepada masyarakat kembali optimal,” tutur Edi.

Ia menambahkan, penyaluran BBM berikutnya akan disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi operasional di lapangan. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kesinambungan pasokan sekaligus mengantisipasi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Bulungan. “Penyaluran selanjutnya akan terus disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi operasional di lapangan,” ujarnya.

Di tengah penguatan distribusi tersebut, Pertamina mengimbau masyarakat agar membeli BBM secara bijak sesuai kebutuhan. Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembelian secara berlebihan yang berpotensi mengganggu pemerataan pelayanan. “Kami mengimbau masyarakat membeli BBM secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan,” pungkasnya. (jai)

 

Editor : Azward Halim
PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan bbm spbu