TANJUNG SELOR – Ratusan peserta menyemarakkan Gebyar Kadin UMKM 2026 yang digelar di Lapangan Agathis, Tanjung Selor, akhir pekan tadi.
Lebih dari 100 peserta yang terdiri dari pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan instansi serta masyarakat umum turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Gebyar Kadin UMKM 2026 juga dirangkai dengan pengesahan dan pengukuhan pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bulungan masa bakti 2026-2031.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat peran dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membangun ekosistem UMKM yang semakin kuat dan berdaya saing.
Ketua Kadin Bulungan, Hendy Dermawan menjelaskan, kegiatan mengusung tema “Kolaborasi KADIN untuk UMKM Naik Kelas, Ekonomi Tumbuh, Bulungan Maju”.
Tema tersebut menjadi bagian dari komitmen Kadin untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan sektor usaha, khususnya UMKM yang menjadi salah satu penggerak perekonomian masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, pelaku UMKM dan masyarakat menjadi hal penting untuk menciptakan iklim usaha yang semakin kondusif.
Dengan sinergi yang kuat, pelaku UMKM diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha, memperluas pasar dan memiliki daya saing yang lebih tinggi.
Wakil Bupati (Wabup) Bulungan, Kilat, A.Md menyampaikan selamat dan apresiasi atas terselenggaranya Gebyar Kadin UMKM sekaligus pengesahan dan pengukuhan pengurus Kadin Bulungan masa bakti 2026-2031.
“Kepengurusan Kadin yang baru diharapkan menjadi rumah besar bagi dunia usaha di Bulungan, tempat berhimpunnya para pengusaha, UMKM dan berbagai sektor ekonomi untuk membangun komunikasi, memperkuat jejaring, menciptakan inovasi serta membuka peluang-peluang usaha baru,” ucap Wabup.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan ingin UMKM tidak hanya mampu bertahan menghadapi berbagai tantangan, tetapi juga berkembang dan naik kelas.
Pelaku usaha diharapkan dapat meningkatkan skala usahanya, dari yang sebelumnya berskala kecil menjadi lebih kuat serta mampu memperluas pemasaran dari tingkat lokal menuju pasar regional, nasional bahkan internasional.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Wabup menilai pembinaan UMKM perlu dilakukan secara menyeluruh.
Tidak hanya menyangkut peningkatan produksi, tetapi juga aspek legalitas usaha, kualitas dan kemasan produk, manajemen keuangan, digitalisasi pemasaran, akses terhadap pembiayaan, sertifikasi serta perluasan jaringan pasar.
“KADIN diharapkan dapat mengambil peran aktif dalam proses tersebut,” pesan Wabup.
Ia menambahkan, keberadaan KADIN diharapkan dapat menjadi jembatan antara pemerintah dengan dunia usaha sehingga berbagai kebutuhan dan persoalan yang dihadapi pelaku usaha dapat dikomunikasikan dan dicarikan solusi bersama.
Melalui Gebyar KADIN UMKM 2026, Pemkab Bulungan berharap semangat kolaborasi antara pemerintah, KADIN dan pelaku usaha terus diperkuat. Dengan semakin berkembangnya UMKM, diharapkan turut membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat dan memperkuat perekonomian Bulungan secara berkelanjutan. (*)
Editor : Sophian Hadi