TANJUNG SELOR – Warga Desa Sajau Hilir, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Bulungan, kini tak lagi sepenuhnya mengandalkan perahu untuk menyeberang. Jembatan yang dibangun TNI dalam waktu 35 hari telah membuka akses baru bagi sekitar 571 kepala keluarga (KK), termasuk untuk aktivitas sekolah dan menuju kebun.
Kepala Desa Sajau Hilir Syahril mengatakan, sebelum jembatan dibangun, kondisi tersebut menjadi kendala bagi mobilitas warga. “Sebelum ada jembatan baru ini luar biasa susahnya karena pakai perahu. Anak sekolah, masyarakat ke kebun, itu semua pakai perahu,” kata Syahril kepada Radar Kaltara, Kamis (13/8).
Kini, keberadaan jembatan membuat aktivitas masyarakat jauh lebih mudah. Syahril mengapresiasi pembangunan yang dilakukan TNI karena proses pengerjaannya berlangsung cepat. “Kalau dikejar lewat proyek ini bisa berbulan-bulan, tetapi alhamdulillah bisa dikerjakan secepat mungkin, hanya 35 hari,” katanya.
Sementara itu, Dandim 0903/Bulungan Kolonel Inf Dhuwi Hendradjaja mengatakan, pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur TNI yang dilaksanakan secara serentak di Indonesia.
“Harapannya ini menjadi suatu bukti bahwa pemerintah hadir untuk rakyat,” jelasnya.
Dhuwi menambahkan, pembangunan dilakukan berdasarkan kebutuhan masyarakat dengan menghimpun data dari pemerintah desa. Setiap usulan kemudian ditentukan berdasarkan skala prioritas. “Kita minta kepada kepala desa mana saja titik-titik jembatan yang perlu dan penting untuk dibangun atau direhabilitasi,” tuturnya.
Selain jembatan, program tersebut juga mencakup pembangunan sarana air bersih. Secara nasional, TNI-Polri telah membangun 3.395 jembatan dan sekitar 3.000 titik sumur bor. “Pekerjaan jembatan maupun sumur bor ini semata-mata untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat seluruh Indonesia,” kata Dhuwi.
Bagi masyarakat Sajau Hilir, jembatan tersebut bukan sekadar akses penghubung. Infrastruktur itu menjadi jalur penting untuk menunjang pendidikan, aktivitas ekonomi, hingga mobilitas sehari-hari warga. Syahril berharap fasilitas tersebut juga mendapat perhatian dalam hal pemeliharaan. “Jembatan ini betul-betul sangat diperlukan masyarakat Sajau Hilir,” pungkasnya. (jai)
Editor : Azward Halim