TANJUNG SELOR – Pencarian hari kedua terhadap bocah yang dilaporkan tenggelam di Perairan Jelarai, Kecamatan Tanjung Selor, Bulungan, membuahkan hasil. Tim SAR gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia (MD) pada Rabu (12/8) sekitar pukul 12.15 WITA.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga (Kasi Ops) Basarnas Tarakan Dede Hariana mengatakan, korban ditemukan di koordinat 2°49'18.3"N 117°24'43.0"E. “Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi MD di Perairan Jelarai, Kabupaten Bulungan,” kata Dede kepada Radar Kaltara, Rabu (12/8).
Korban ditemukan sekitar 1,12 nautical mile dari lokasi kejadian perkara (LKP). Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi oleh tim gabungan untuk selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Daerah (RSD) dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, Tanjung Selor.
“Korban selanjutnya dievakuasi ke RSD Tanjung Selor,” ujarnya.
Sebelumnya, korban dilaporkan tenggelam saat berenang di Sungai Desa Jelarai pada Selasa (11/8) sekitar pukul 16.30 WITA. Laporan kejadian diterima Kansar Tarakan melalui Unit Siaga SAR Bulungan sekitar pukul 18.40 WITA dari BPBD Provinsi Kalimantan Utara.
“Kami menerima informasi adanya satu orang tenggelam saat berenang di Sungai Desa Jelarai dan belum ditemukan,” jelas Dede.
Pencarian hari pertama dilakukan tim SAR gabungan dengan metode visual di sekitar lokasi kejadian hingga malam. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Operasi kemudian dihentikan sementara dan dilanjutkan pada Rabu pagi.
“Pencarian hari pertama hasilnya nihil dan operasi dilanjutkan pada pukul 06.30 WITA,” ungkapnya.
Pada hari kedua, pencarian kembali dilakukan dengan melibatkan sejumlah unsur, di antarnya Unit Siaga SAR Bulungan, Pos AL Tanjung Selor, Polres Bulungan, Brimob Bulungan, Polairud Bulungan, BPBD Provinsi Kaltara, BPBD Bulungan, PMI Bulungan, serta keluarga dan masyarakat.
“Seluruh unsur yang terlibat bersama-sama melakukan pencarian hingga korban berhasil ditemukan,” katanya.
Setelah korban ditemukan dan dievakuasi, tim SAR gabungan melaksanakan debriefing sekitar pukul 12.45 WITA. Operasi SAR kemudian dinyatakan selesai dan diusulkan ditutup.
“Operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” pungkasnya. (jai)
Editor : Azward Halim