Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Layanan Rescue PMK Tarakan Capai 3.000 Operasi

Z
Penulis: Zakaria RT❯
Kepala Satpol PP dan PMK Tarakan Sofyan. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN
Kepala Satpol PP dan PMK Tarakan Sofyan. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN

Advertisement

TARAKAN – Di balik menurunnya kejadian kebakaran bangunan, PMK Tarakan justru menghadapi beban kerja lain yang terus meningkat. Permintaan masyarakat terhadap layanan operasi penyelamatan atau rescue menunjukkan angka yang cukup tinggi.

Kepala Satpol PP dan PMK Tarakan, Sofyan mengatakan, layanan tersebut tidak hanya diberikan ketika terjadi bencana besar. Petugas juga kerap dikerahkan untuk membantu masyarakat menghadapi berbagai situasi darurat yang tidak dapat ditangani sendiri, termasuk ketika berhadapan dengan satwa liar maupun persoalan teknis di rumah.

“Hingga saat ini, operasi darurat nonkebakaran yang ditangani PMK Tarakan telah mendekati 3.000 layanan. Jumlah tersebut bahkan jauh melampaui target awal yang ditetapkan sekitar 1.000 operasi dalam satu tahun,” jelasnya.

Advertisement

Menurut Sofyan, kondisi tersebut menunjukkan bahwa peran petugas PMK semakin luas. Petugas tidak hanya menjadi garda terdepan ketika terjadi kebakaran, tetapi juga menjadi salah satu unsur yang diandalkan masyarakat ketika menghadapi kondisi darurat yang membutuhkan keterampilan dan peralatan khusus.

“Mulai dari evakuasi ular, buaya, melepas cincin sampai kondisi darurat lainnya. Kondisi ini membuat beban kerja kami harus dibagi antara penanganan kebakaran dan pelayanan penyelamatan,” ungkapnya.

Di satu sisi, petugas tetap harus menjaga kesiapsiagaan menghadapi kebakaran bangunan maupun lahan. Di sisi lain, laporan rescue yang masuk juga harus segera direspons karena berkaitan dengan keselamatan warga maupun kondisi lingkungan.

Advertisement

Sofyan menegaskan, setiap laporan yang masuk tetap menjadi perhatian petugas. Terlebih, sejumlah kejadian non-kebakaran dapat berkembang menjadi persoalan yang membahayakan apabila tidak segera ditangani.

Meski jumlah kebakaran bangunan hingga kini lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya, PMK Tarakan berharap tren tersebut dapat terus dipertahankan. Upaya pencegahan dan kewaspadaan masyarakat dinilai tetap menjadi bagian penting untuk menekan potensi kebakaran.

“Kami meminta masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di lingkungan permukiman dan kawasan yang berdekatan dengan lahan terbuka,” pungkasnya. (zac/jnr)

Advertisement

Artikel Terkait

Evakuasi Ular Masih Mendominasi Operasi Darurat Non-Kebakaran PMK Tarakan di Oktober

Evakuasi Ular Masih Mendominasi Operasi Darurat Non-Kebakaran PMK Tarakan di Oktober

Laporan gangguan satwa liar di kawasan permukiman menjadi salah satu pekerjaan yang semakin sering ditangani petugas Pemadam Kebakaran (PMK)

Soal Pungutan Liar di Sekolah, Disdik Tarakan Akui Terima Puluhan Laporan

Soal Pungutan Liar di Sekolah, Disdik Tarakan Akui Terima Puluhan Laporan

Pengumpulan dana yang awalnya dimaksudkan sebagai sumbangan untuk mendukung kegiatan sekolah bisa berubah menjadi persoalan ketika nominal d

Dijanjikan Gaji Dilunasi 9 November, Buruh Intracawood Batal Mogok Kerja

Dijanjikan Gaji Dilunasi 9 November, Buruh Intracawood Batal Mogok Kerja

Ancaman mogok kerja ratusan buruh PT Intracawood Manufacturing yang dijadwalkan berlangsung Jumat (6/11) akhirnya tidak terealisasi. Pekerja

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer