Disperta Bulungan Uji Mutu Benih Jagung Bantuan

Fijai RT • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 16:46 WIB
UJI MUTU BENIH: Petugas Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan melakukan pengambilan sampel benih jagung hibrida varietas Pioneer P27 bantuan APBN 2026 di gudang penyimpanan. FOTO: DISPERTA BULUNGAN BULUNGAN
UJI MUTU BENIH: Petugas Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan melakukan pengambilan sampel benih jagung hibrida varietas Pioneer P27 bantuan APBN 2026 di gudang penyimpanan. FOTO: DISPERTA BULUNGAN BULUNGAN

TANJUNG SELOR – Dinas Pertanian (Disperta) Bulungan memastikan benih jagung hibrida bantuan APBN 2026 yang akan disalurkan kepada kelompok tani memenuhi standar mutu. Kepastian itu dilakukan dengan pengambilan sampel benih varietas Pioneer P27 yang tersimpan di gudang penyimpanan Bulungan untuk diuji di laboratorium sebelum didistribusikan.

Kepala Dinas Pertanian Bulungan, Kristiyanto mengatakan, pengambilan sampel merupakan tahapan penting dalam proses verifikasi mutu benih. Melalui pengujian tersebut, pemerintah ingin memastikan benih yang diterima petani memiliki kualitas terbaik sehingga mampu mendukung peningkatan produksi jagung.

"Pengujian mutu ini dilakukan untuk memastikan benih bantuan APBN yang akan diterima petani benar-benar memenuhi standar. Kami ingin benih yang disalurkan memiliki kualitas baik sehingga mampu memberikan hasil produksi yang optimal,"kata Kristiyanto kepada Radar Kaltara, Selasa (28/7).

Kristiyanto menjelaskan, sampel benih akan diuji di laboratorium untuk mengetahui tingkat daya tumbuh, kemurnian benih serta kadar air. Hasil pengujian menjadi dasar kelayakan sebelum benih didistribusikan ke kelompok tani penerima bantuan.

"Parameter yang diuji meliputi daya tumbuh, kemurnian, dan kadar air. Semua itu penting agar benih yang ditanam memiliki performa maksimal di lapangan," jelasnya.

Dari hasil pemantauan di gudang penyimpanan, benih jagung hibrida varietas Pioneer P27 dalam kemasan 20 bungkus berisi masing-masing 1 kilogram tersusun rapi. Petugas Pengawas Benih Tanaman (PBT) Kaltara bersama jajaran Disperta Bulungan memeriksa kondisi fisik kemasan, kelengkapan label serta melakukan penandaan terhadap karung yang dijadikan sampel pengujian. Ia menegaskan, pengujian laboratorium merupakan prosedur wajib sebelum benih bantuan pemerintah disalurkan kepada petani.

"Pengujian laboratorium ini bertujuan memastikan seluruh benih bantuan APBN yang akan diterima kelompok tani benar-benar berkualitas dan layak tanam sesuai standar yang telah ditetapkan," katanya.

Varietas Pioneer P27 dipilih karena memiliki produktivitas tinggi, adaptif terhadap berbagai kondisi lahan, serta telah banyak digunakan petani di wilayah Kalimantan. Pemerintah berharap penggunaan benih unggul tersebut mampu meningkatkan hasil panen sekaligus mendukung program peningkatan produksi jagung nasional.

"Dengan benih yang berkualitas, kami berharap tidak ada kendala saat musim tanam dan produktivitas jagung di Bulungan terus meningkat," ujarnya.

Setelah hasil uji laboratorium dinyatakan memenuhi persyaratan, seluruh benih bantuan APBN akan segera didistribusikan kepada kelompok tani di berbagai kecamatan di Kabupaten Bulungan.

"Penyaluran benih ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan produktivitas pertanian, sekaligus mendorong kesejahteraan petani jagung di Kabupaten Bulungan," pungkasnya. (jai)

 

Editor : Azward Halim
bantuan benih jagung pemkab bulungan Disperta Bulungan