TANJUNG SELOR - Lomba Mewarnai tingkat PAUD, TK dan SD Kelas 1 - 3 berlangsung di Kawasan Wisata Gunung Putih, Tanjung Palas, baru-baru ini.
Kegiatan dalam rangkaian Festival Bulungan HIBOT 2026 ini dihadiri Bunda PAUD Kabupaten Bulungan, Sri Nurhandayani Syarwani, Staf Ahli PKK Bulungan, Martina Kilat, dan Ketua Dharma Wanita Bulungan, Lenny Marlina Risdianto.
"Atas nama pribadi dan selaku Bunda PAUD, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Bulungan beserta seluruh panitia yang telah menghadirkan kegiatan ini sebagai ruang bagi anak-anak untuk belajar, berkarya dan mengekspresikan kreatifitasnya," ujarnya.
DIingatkan, masa usia dini merupakan masa emas (golden age) dalam tumbuh kembang anak. Pada masa inilah karakter, kecerdasan, kreatifitas, kemampuan berpikir serta rasa percaya diri mulai terbentuk.
Maka anak-anak perlu diberikan kesempatan untuk belajar melalui berbagai aktifitas yang menyenangkan. Salah satunya melalui kegiatan mewarnai.
"Mewarnai bukan hanya sekedar mengisi gambar dengan warna. Di balik kegiatan sederhana ini anak-anak belajar mengenal warna, melatih koordinasi antara mata dan tangan, meningkatkan konsentrasi, mengembangkan imajinasi serta membangun keberanian untuk mengekspresikan ide dan perasaannya," urainya.
Festival Bulungan Hibot, dikatakan Sri Nurhandayani, mampu menjawab tantangan yakni kebutuhan lintas generasi mendapatkan ruang mengekspresikan diri, serta unjuk bakat di berbagai bidang. Even-even skala lokal seperti ini, dipandang perlu untuk digelar secara rutin.
Lanjutnya, anak usia dini harus semakin sering mendapatkan kesempatan. Dengan begitu, setiap anak bisa menunjukkan potensi bakat mereka.
"Festival Bulungan Hibot sangat membantu anak-anak kita dalam unjuk kemampuan mereka. Ini saatnya membangun kepercayaan diri anak serta menunjukkan bakat-bakat mereka sedini mungkin. Tugas orang tua ada mendukung dan memfasilitasi," pesan Sri Nurhandayani. (*)
Editor : Sophian Hadi