TANJUNG SELOR - Sebuah rumah milik warga di Desa Pimping, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Bulungan, hangus dilalap api pada Kamis (11/6) sekitar pukul 12.30 Wita. Kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik.
Kasubsi PIDM Sihumas Polresta Bulungan, Aipda Hadi Purnomo, menjelaskan kebakaran terjadi di Jalan Poros Trans Kaltara, RT 013 Pimping. Berdasarkan informasi di lapangan, api pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Megel yang tinggal tepat di samping rumah yang terbakar.
"Setelah keluar dari kamar mandi, saksi melihat kepulan asap tebal dari bagian atap rumah yang sudah lama tidak ditempati. Saksi kemudian langsung meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pemadaman dan menyelamatkan barang-barang yang masih ada di dalam rumah," kata Hadi kepada Radar Kaltara, Kamis (11/6).
Namun, upaya warga tidak mampu membendung cepatnya kobaran api yang terus membesar. Dalam waktu singkat, api melahap hampir seluruh bangunan rumah milik Hendri Lafung (41) hingga rata dengan tanah.
"Kobaran api berkembang sangat cepat. Warga sempat berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, tetapi kondisi bangunan tidak berhasil diselamatkan," ungkapnya.
Mendapat laporan kejadian tersebut, personel Polsek Tanjung Palas Utara bersama Koramil Tanjung Palas Utara, Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) serta masyarakat setempat langsung turun ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan pengamanan area sekitar.
"Sinergi antar warga, personel Polsek, Koramil, dan Tagana sangat membantu dalam proses pemadaman sehingga api dapat segera dikendalikan dan tidak merembet ke rumah-rumah warga lainnya," ujarnya.
Dari hasil pendataan awal, rumah yang terbakar diketahui dalam kondisi kosong dan sudah cukup lama tidak ditempati. Meski demikian, kerugian material yang ditimbulkan diperkirakan mencapai sekitar Rp 300 juta.
"Berdasarkan informasi awal di lapangan, dugaan sementara penyebab kebakaran mengarah pada korsleting arus listrik yang terjadi di bagian atas plafon rumah. Namun penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut," jelasnya.
Hadi menambahkan, aparat kepolisian bersama unsur terkait segera melakukan penanganan setelah menerima laporan masyarakat guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
"Respons cepat seluruh pihak menjadi faktor penting sehingga kebakaran tidak meluas. Yang paling utama, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," pungkasnya. (jai/lim)