Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Pengangguran di Bulungan Terus Menurun, Bupati Dorong Investasi Serap Tenaga Kerja Lokal

Fijai RT • Minggu, 14 Juni 2026 | 18:17 WIB
KET FOTO : Bupati Bulungan, Syarwani.
KET FOTO : Bupati Bulungan, Syarwani.

TANJUNG SELOR - Kinerja ketenagakerjaan  Bulungan menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Bulungan, tingkat pengangguran terbuka (TPT) terus mengalami penurunan dalam empat tahun terakhir hingga mencapai 4,14 persen pada Agustus 2025. Capaian tersebut menjadi yang terendah sejak 2022 dan menunjukkan membaiknya kondisi pasar kerja di daerah.

Bupati Bulungan, Syarwani mengatakan, penurunan angka pengangguran tersebut menjadi indikator bahwa berbagai program pembangunan daerah mulai memberikan dampak terhadap peningkatan kesempatan kerja bagi masyarakat.
"Data BPS menunjukkan TPT Bulungan terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Ini menjadi indikator positif bahwa aktivitas ekonomi dan penyerapan tenaga kerja terus bergerak ke arah yang lebih baik," kata Syarwani kepada Radar Kaltara, Selasa (9/6).

Berdasarkan data BPS Bulungan, TPT pada Agustus 2022 tercatat sebesar 5,03 persen. Angka tersebut kemudian turun menjadi 4,54 persen pada Agustus 2023, kembali menurun menjadi 4,33 persen pada Agustus 2024 dan mencapai 4,14 persen pada Agustus 2025.
"Selain penurunan tingkat pengangguran, partisipasi masyarakat dalam dunia kerja juga mengalami peningkatan," ungkapnya.

Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Bulungan pada Agustus 2025 tercatat sebesar 72,96 persen atau naik 1,07 poin dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
"Peningkatan TPAK menunjukkan semakin banyak masyarakat yang masuk ke pasar kerja, baik yang sudah bekerja maupun yang sedang mencari pekerjaan," katanya.

Dari sisi lapangan usaha, sektor jasa masih menjadi penyerap tenaga kerja terbesar di  Bulungan. Data BPS mencatat sektor jasa menyerap 48,74 persen tenaga kerja, disusul sektor pertanian sebesar 29,95 persen dan sektor industri/manufaktur sebesar 21,31 persen. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan struktur ekonomi Bulungan semakin berkembang dengan tumbuhnya sektor jasa yang mampu menciptakan lapangan kerja baru.
"Sektor jasa menjadi penyerap tenaga kerja terbesar saat ini. Namun sektor pertanian dan manufaktur tetap memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian daerah," jelasnya.

Meski demikian, tantangan peningkatan kualitas tenaga kerja masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Data BPS menunjukkan penduduk bekerja dengan tingkat pendidikan SD ke bawah masih mendominasi pasar kerja dengan persentase mencapai 29,79 persen atau naik 0,17 poin dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara itu, tenaga kerja dengan pendidikan Diploma I, II dan III tercatat menjadi kelompok paling sedikit dengan persentase hanya 3,56 persen dari total penduduk bekerja.
"Kualitas sumber daya manusia harus terus ditingkatkan agar tenaga kerja lokal mampu bersaing dan memenuhi kebutuhan dunia usaha maupun industri yang berkembang di Bulungan," tegasnya.

Karena itu, Pemda Bulungan berharap berbagai investasi yang masuk ke daerah dapat memberikan dampak langsung terhadap penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat lokal. Ia mendorong perusahaan yang beroperasi di Bulungan untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal sesuai kompetensi yang dibutuhkan.
"Kami berharap persentase pengangguran terbuka dapat terus ditekan. Investasi yang masuk harus mampu menyerap tenaga kerja lokal secara maksimal sesuai dengan kompetensi yang dimiliki masyarakat Bulungan," ujarnya.

Pemda Bulungan optimistis tren penurunan pengangguran dapat terus berlanjut seiring meningkatnya investasi, pembangunan infrastruktur, serta pengembangan sektor-sektor ekonomi produktif di daerah.
"Tujuan akhirnya bukan sekadar menurunkan angka pengangguran, tetapi memastikan masyarakat mendapatkan pekerjaan yang layak, produktif dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga. Itu yang terus kami dorong melalui berbagai program pembangunan daerah," pungkasnya. (jai/lim)

Editor : Azward Halim
#bulungan