Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Kukuhkan Bunda Literasi Kecamatan, Bupati Bulungan Tekankan Literasi Digital

Taslee • Rabu, 10 Juni 2026 | 13:20 WIB
FOTO : Bupati Bulungan, Syarwani.
FOTO : Bupati Bulungan, Syarwani.

 

TANJUNG SELOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan terus mengakselerasi peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di wiliyahnya.

Sebagai salah satu langkah strategis, Bupati Bulungan, Syarwani, secara resmi mengukuhkan Bunda Literasi Kecamatan se-Kabupaten Bulungan di Aula Gedung PKK Kabupaten Bulungan, Selasa (9/6) siang:

Acara yang turut dihadiri oleh Bunda Literasi Kabupaten Bulungan, Sri Nurhandayani Syarwani, ini menjadi momentum penting kolaborasi lintas sektor untuk membudayakan literasi di tengah pesatnya era digital.

Dalam arahan strategisnya, Bupati Syarwani menegaskan bahwa membangun budaya membaca adalah investasi jangka panjang yang krusial untuk menyiapkan anak-anak yang akan memimpin Kabupaten Bulungan 20 tahun mendatang.

Agar gerakan ini masif dan efisien, Bupati menginstruksikan agar edukasi literasi langsung diintegrasikan ke dalam 10 Program Pokok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

"Jadi tidak perlu masing-masing, cukup sekali kerja dalam kegiatan-kegiatan Pokja PKK itu bagaimana literasi masuk, bagaimana Bunda PAUD bisa masuk terintegrasi dalam satu program pokok PKK," tegas Syarwani.

Lebih jauh, Bupati menargetkan agar kampanye literasi tidak berhenti di tingkat kecamatan, melainkan harus menyentuh akar rumput di 74 desa di seluruh Bulungan.

Ke depannya, ketua-ketua PKK di tingkat desa juga akan didaulat sebagai Bunda Literasi desa.

Secara khusus, Pemkab juga akan menetapkan Desa Wonomulyo untuk dipersiapkan sebagai pilot project desa literasi pertama di Kabupaten Bulungan.

Selain penguatan dari lingkup keluarga dan desa, Pemkab Bulungan juga memberikan perhatian khusus pada keterlibatan kaum milenial.

Bupati Syarwani mengajak komunitas anak muda untuk turun tangan menghidupkan ruang-ruang literasi digital yang telah dibangun oleh pemerintah, seperti fasilitas ruang baca di kawasan Pelabuhan Kayan.

"Kami di pemerintah daerah akan memberikan ruang yang
seluas-luasnya bagi anak-anak muda atau komunitas untuk terlibat dalam berbagai macam event apapun yang mengarahpada peningkatan literasi," ujar Syarwani.

Melalui sinergi holistik yang melibatkan pemerintah, keluarga, sekolah, hingga komunitas pemuda, Pemkab Bulungan optimis akan lahir generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan siap membawa kemajuan bagi Kabupaten Bulungan di masa depan.

Visi besar Pemkab Bulungan ini mendapat dukungan penuh dari Bunda Literasi Kabupaten Bulungan, Sri Nurhandayani Syarwani.

Menurutnya, pemahaman literasi saat ini harus diperluas.

"Literasi bukan hanya tentang kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat mampu memahami informasi, meningkatkan pengetahuan, serta membangun pola pikir yang kreatif, kritis, dan produktif," papar Sri Nurhandayani dalam sambutannya.

la juga mengingatkan bahwa peran ibu sangat sentral karena keluarga adalah sekolah pertama bagi anak-anak.

Bunda Literasi Kecamatan diharapkan menjadi motor penggerak inovasi di wilayahnya, mulai dari pengembangan pojok baca, pendampingan anak, hingga peningkatan literasi digital. (dra)

Editor : Sopian Hadi
#pemkab #Syarwani #bulungan #literasi