Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Kebun Raya Bundayati Dipoles Jadi Ikon Baru Bulungan, Amphitheater hingga Rumah Adat Dibangun Tahun Ini

Fijai RT • Senin, 8 Juni 2026 | 10:29 WIB
RUANG PUBLIK: Tampak kawasan Kebun Raya Bundayati, Bulungan. FOTO: RADAR TARAKAN
RUANG PUBLIK: Tampak kawasan Kebun Raya Bundayati, Bulungan. FOTO: RADAR TARAKAN

TANJUNG SELOR - Pemkab Bulungan kembali melakukan pengembangan Kebun Raya Bundayati, Bulungan sebagai ikon ruang publik sekaligus destinasi wisata unggulan daerah. Tahun ini, sejumlah fasilitas baru mulai dibangun, mulai dari gerbang utama, rumah adat, amphitheater hingga berbagai sarana pendukung lainnya untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat dan wisatawan.

Bupati Bulungan, Syarwani menegaskan, Kebun Raya Bundayati tidak hanya difungsikan sebagai kawasan konservasi, tetapi juga dikembangkan menjadi ruang terbuka yang mampu mengakomodasi berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari olahraga, pendidikan, budaya, hingga pengembangan ekonomi kreatif.
"Kebun Raya Bundayati tidak hanya menjadi kawasan konservasi. Kami ingin kawasan ini menjadi ruang publik yang mendukung aktivitas masyarakat, olahraga, pendidikan, budaya, hingga pengembangan ekonomi kreatif," kata Syarwani kepada Radar Kaltara, 

Tahun ini, sambung Syarwani, Pemda Bulungan mengalokasikan pembangunan sejumlah fasilitas dasar. Di antarnya pembangunan gerbang utama kawasan, mushala serta fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) untuk menunjang kebutuhan pengunjung yang terus meningkat dari waktu ke waktu.
"Tahun ini kami akan membangun gerbang utama kawasan, mushala, serta sejumlah fasilitas MCK untuk mendukung kenyamanan pengunjung yang jumlahnya terus meningkat," ungkapnya.

Tak hanya itu, Pemda Bulungan juga akan membangun tiga rumah adat yang merepresentasikan suku asli di Bulungan. Keberadaan rumah adat tersebut diharapkan menjadi sarana edukasi budaya sekaligus memperkaya daya tarik wisata di kawasan Kebun Raya Bundayati.
"Kehadiran rumah adat ini nantinya tidak hanya menjadi simbol budaya daerah, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda dan wisatawan yang berkunjung," jelasnya.

Selain itu, tahun ini juga akan dibangun amphitheater atau panggung terbuka. Fasilitas tersebut dirancang sebagai ruang ekspresi dan kreativitas bagi generasi muda untuk menggelar berbagai kegiatan seni, budaya, musik, hingga pertunjukan publik.
"Kami ingin menyediakan ruang bagi generasi muda untuk berkarya. Amphitheater ini nantinya dapat dimanfaatkan untuk kegiatan seni, budaya, musik, maupun berbagai aktivitas kreatif lainnya," ungkapnya.

Pengembangan kawasan juga akan mencakup pembangunan wahana labirin, menara pandang, area bermain anak, serta penataan kawasan UMKM agar lebih tertata dan representatif. Langkah tersebut dilakukan untuk menjadikan Kebun Raya Bundayati sebagai destinasi yang mampu melayani berbagai kebutuhan masyarakat dalam satu kawasan terpadu.
Menurutnya, peluang pengembangan kawasan masih sangat terbuka mengingat luas Kebun Raya Bundayati mencapai sekitar 86 hektare. Dari total luas tersebut, baru sekitar 30 hektare yang telah dimanfaatkan sehingga masih tersedia ruang yang cukup besar untuk pembangunan berbagai fasilitas baru di masa mendatang.
"Kami ingin Kebun Raya Bundayati menjadi titik temu masyarakat Bulungan, tempat belajar, berolahraga, bersilaturahmi, sekaligus ruang untuk membangun kesadaran hidup sehat," tegasnya.

Pemda Bulungan menargetkan sejumlah fasilitas baru tersebut dapat diresmikan bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Bulungan pada Oktober 2026. Bahkan, kawasan Kebun Raya Bundayati juga diproyeksikan menjadi tuan rumah pertemuan pengelola kebun raya se-Indonesia apabila seluruh persiapan dapat diselesaikan sesuai jadwal.
"Kami berharap seluruh pembangunan berjalan sesuai rencana sehingga pada peringatan Hari Jadi Bulungan nanti masyarakat sudah bisa menikmati berbagai fasilitas baru yang tersedia," ujarnya.

Dengan berbagai pengembangan yang terus dilakukan, Kebun Raya Bundayati diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai ikon ruang publik Kabupaten Bulungan yang tidak hanya berfungsi sebagai kawasan konservasi, tetapi juga menjadi pusat edukasi, budaya, pariwisata, olahraga, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
"Kami ingin Bundayati menjadi kebanggaan masyarakat Bulungan. Tempat yang hidup, produktif, dan mampu menghadirkan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat," pungkasnya. (jai/lim)

Editor : Azward Halim
#bulungan