TANJUNG SELOR - Dinas Pertanian (Disperta) Bulungan memperketat pemeriksaan kesehatan dan kelayakan hewan kurban di sejumlah lapak pedagang dan peternak lokal. Langkah ini dilakukan untuk memastikan hewan yang akan disembelih dalam kondisi sehat, aman dikonsumsi serta memenuhi syariat Islam.
Medik Veteriner Disperta Bulungan, drh. Mariyana mengatakan, pemeriksaan ini sebagai langkah antisipasi agar masyarakat merasa aman dan tenang saat melaksanakan ibadah kurban
"Kami memeriksa satu per satu kondisi sapi kurban,” kata Mariyana kepada Radar Kaltara, Kamis (28/5).
Dijelaskan, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dengan fokus pada kondisi fisik hewan, mulai dari pengecekan suhu tubuh, kesehatan mata, mulut, kuku hingga memastikan umur hewan telah memenuhi syarat sesuai ketentuan syariat Islam. Menurutnya, pengawasan kesehatan hewan kurban sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit hewan menular sekaligus menjaga kualitas daging yang akan dikonsumsi masyarakat.
“Kami memastikan hewan yang dijual tidak menunjukkan gejala penyakit seperti demam, luka pada mulut dan kuku maupun gangguan kesehatan lainnya,” ungkapnya.
Dari hasil pemantauan sementara di lapangan, mayoritas sapi kurban yang diperiksa dinyatakan dalam kondisi prima, sehat dan layak untuk disembelih. Hewan tersebut juga dipastikan bebas dari indikasi penyakit menular.
“Alhamdulillah, sebagian besar sapi yang kami periksa dalam kondisi sehat, aktif, dan memenuhi syarat untuk dijadikan hewan kurban,” jelasnya.
Disperta Bulungan juga mengimbau masyarakat agar lebih teliti saat membeli hewan kurban. Warga diminta memastikan hewan yang dibeli memiliki tanda sehat resmi dari dinas terkait guna menjamin keamanan dan kualitas hewan.
“Masyarakat harus jeli memilih hewan kurban dan membeli di tempat yang sudah melalui pemeriksaan petugas kesehatan hewan,” tegasnya.
Selain pemeriksaan sebelum penyembelihan, Disperta Bulungan juga akan melakukan pengawasan saat proses pemotongan hingga distribusi daging kurban kepada masyarakat.
"Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan kualitas pangan asal hewan tetap terjaga sesuai standar aman, sehat, utuh dan halal (ASUH)," ujarnya.
Disperta Bulungan, kata dia, akan terus mengawal proses pemeriksaan hewan kurban hingga hari penyembelihan guna memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah Iduladha.
“Pengawasan akan terus kami lakukan sampai hari penyembelihan agar masyarakat mendapatkan daging kurban yang benar-benar aman, sehat dan berkualitas,” pungkasnya. (jai/lim)