TANJUNG SELOR - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bulungan, Sri Nurhandayani Syarwani melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi kesehatan reproduksi serta perlindungan dari kekerasan seksual bagi remaja di Desa Long Sam, Kecamatan Tanjung Palas Barat, baru-baru ini.
Dalam kegiatan yang diikuti para remaja, pihak sekolah serta tokoh masyarakat tersebut, Sri Nurhandayani mengajak para remaja untuk memahami pentingnya menjaga diri, berani mengatakan tidak terhadap tindakan yang tidak pantas serta mampu membangun pergaulan yang sehat dan positif.
“Melalui kegiatan ini diharapkan para remaja juga dapat mengetahui cara meminta pertolongan,” ujarnya dalam sosialisasi yang turut diikuti perangkat daerah di lingkungan Pemkab Bulungan.
Diingatkan, ancaman kekerasan seksual terhadap anak dan remaja dapat terjadi di mana saja.
Baik di lingkungan sekitar maupun melalui media sosial dan dunia digital. Maka remaja harus terus dijaga dan didampingi.
"Generasi muda harus berani dalam menentukan atau memilih pergaulan yang sehat. Mampu memilah lingkungan pergaulan sehingga dapat terhindar dari tindak-tindakan kekerasan," pesan Nurhandayani.
Selain itu, tambahnya, di masa remaja, anak-anak mengalami banyak perubahan, baik secara fisik, emosional, maupun sosial.
Oleh karena itu, pemahaman tentang kesehatan reproduksi sangat penting agar para remaja dapat mengenali, menjaga, serta menghargai dirinya dengan baik.
Diterangkan, kesehatan reproduksi bukanlah hal yang tabu untuk dipahami, melainkan bagian dari pendidikan dan perlindungan diri agar remaja mampu mengambil keputusan yang benar dan bertanggung jawab dalam kehidupannya.
"Saya optimis anak-anak kami di Bulungan bisa tumbuh menjadi pribadi yang bertanggungjawab. Dapat memutuskan hal-hal yang berdampak positif terhadap dirinya. Para orangtua juga kita tekankan agar senantiasa memantau perkembangan dan pergaulan anak," pungkas Nurhandayani. (dra)
Editor : Sopian Hadi