Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Ekonomi Hijau hingga Ketahanan Pangan Jadi Fokus RKPD Kaltara 2027

Fijai RT • Sabtu, 16 Mei 2026 | 04:32 WIB
KETAHANAN PANGAN: Kawasan pertanian di wilayah Bulungan. FOTO: PEMKAB BULUNGAN
KETAHANAN PANGAN: Kawasan pertanian di wilayah Bulungan. FOTO: PEMKAB BULUNGAN

TANJUNG SELOR - Pemprov Kaltara mulai mematangkan arah pembangunan 2027 melalui penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang difokuskan pada pembangunan merata, penguatan sumber daya manusia (SDM) berkarakter serta pertumbuhan ekonomi bernilai tambah.

 

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kaltara, Bertius menegaskan, RKPD 2027 menjadi turunan operasional dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 yang dirancang selaras dengan visi nasional Indonesia Emas 2045.

“RKPD 2027 diarahkan untuk mendukung pembangunan yang merata, memperkuat SDM berkarakter serta mendorong ekonomi yang memiliki nilai tambah bagi masyarakat,” kata Bertius kepada Radar Kaltara, Jumat (15/5).

 

Menurut Bertius, arah pembangunan tersebut juga disinergikan dengan delapan misi Asta Cita yang menjadi prioritas pembangunan nasional. Karena itu, pemda berupaya memastikan setiap program yang disusun mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat di seluruh wilayah Kaltara. “Sinkronisasi dengan program nasional penting agar pembangunan daerah berjalan searah dan memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

 

Ia menjelaskan, terdapat delapan program unggulan yang menjadi fokus dalam RKPD 2027. Di antarnya penguatan SDM sehat dan cerdas, pengembangan kawasan perbatasan, penguatan ekonomi kerakyatan, ketahanan pangan, ekonomi hijau dan biru, pengembangan sektor pariwisata, peningkatan konektivitas wilayah hingga tata kelola pemerintahan yang inovatif. “Seluruh program tersebut disusun secara integratif agar pembangunan tidak berjalan parsial, tetapi saling mendukung satu sama lain,” jelasnya.

 

Bertius menambahkan, seluruh masukan dan rekomendasi yang sebelumnya disampaikan dalam Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Tahun 2027 akan menjadi bahan penyempurnaan dokumen sebelum memasuki tahapan Forum Lintas Perangkat Daerah. Menurutnya, pelibatan berbagai pihak dalam proses penyusunan RKPD menjadi bagian penting untuk memastikan perencanaan pembangunan lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. “Semua rekomendasi dari forum sebelumnya akan kami olah kembali sebagai bahan penyempurnaan dokumen perencanaan,” terangnya.

 

Ia menegaskan, pemerintah daerah ingin memastikan pembangunan di Kaltara tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat. “Kami ingin proses perencanaan ini benar-benar menghasilkan kebijakan pembangunan yang berkelanjutan dan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kalimantan Utara,” pungkasnya. (jai/lim)

Editor : Azward Halim
#bulungan