Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Sensus Ekonomi Dimulai Mei, BPS Bulungan Siapkan Pendataan Menyeluruh

Fijai RT • Sabtu, 25 April 2026 | 06:25 WIB
Yuda Agus Irianto, kepala BPS Bulungan. FOTO; RADAR TARAKAN
Yuda Agus Irianto, kepala BPS Bulungan. FOTO; RADAR TARAKAN

TANJUNG SELOR – Badan Pusat Statistik (BPS) Bulungan mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang akan digelar serentak di seluruh Indonesia mulai Mei hingga Agustus mendatang. Pendataan dilakukan secara menyeluruh untuk memotret kondisi riil perekonomian daerah.

Kepala BPS Bulungan, Yuda Agus Irianto mengatakan, SE merupakan agenda nasional yang mencakup seluruh sektor usaha, mulai dari skala kecil hingga besar.
“Sensus ekonomi ini dilaksanakan serentak se-Indonesia mulai bulan Mei sampai Agustus. Seluruh sektor usaha akan kita data, baik usaha kecil, menengah maupun besar,”  kata Yuda kepada Radar Kaltara, Kamis (23/4).

Namun demikian, terdapat dua sektor yang tidak masuk dalam cakupan sensus sesuai Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025. Yaitu, pemerintahan dan pertahanan.
"Itu tidak kita cover. Selain itu semuanya akan didata,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaannya, BPS akan menggunakan metode door to door dengan melibatkan petugas sensus yang telah dibekali pelatihan khusus sebelum turun ke lapangan.
“Metodenya door to door. Petugas akan kita latih terlebih dahulu, dilengkapi identitas resmi seperti ID card, rompi, dan surat tugas. Mereka juga wajib melapor ke wilayah setempat sebelum melakukan pendataan,” tegasnya.

Yuda menambahkan, petugas sensus sebagian besar akan direkrut dari masyarakat lokal guna mempermudah akses, terutama di wilayah dengan kondisi geografis yang sulit.
“Kita akan melibatkan mitra statistik dari masyarakat setempat, termasuk di wilayah hulu. Ini penting agar pendataan berjalan efektif sesuai kondisi lapangan,” katanya.

Dalam sensus kali ini, BPS juga memanfaatkan teknologi digital berbasis aplikasi, sehingga seluruh data yang dikumpulkan akan terekam secara sistematis dan terintegrasi.
“Petugas menggunakan aplikasi. Jika di lokasi tidak ada sinyal, data tetap terekam dan akan diunggah saat sudah ada jaringan. Jadi semua sudah berbasis digital dan lebih akurat,” ungkapnya.

Ia menegaskan, hasil SE sangat penting untuk melihat perkembangan dan dinamika usaha dari tahun ke tahun di Bulungan.
“Melalui sensus ini kita bisa melihat apakah suatu usaha masih ada, berkembang atau bahkan sudah tidak ada. Ini penting untuk mengetahui peta ekonomi daerah secara nyata,” jelasnya.

BPS mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dan memberikan data yang jujur saat didatangi petugas sensus.
“Kami berharap masyarakat memberikan informasi yang sebenar-benarnya. Semakin lengkap datanya, semakin terlihat potensi ekonomi di tiap wilayah,” ujarnya.

Menurutnya, data tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan, termasuk mengidentifikasi potensi unggulan di berbagai wilayah, baik sektor pertanian, perdagangan, maupun jasa.
“Dari sensus ini akan terlihat kantong-kantong ekonomi, misalnya daerah yang unggul di pertanian, perkebunan atau usaha lainnya. Ini akan sangat membantu dalam perencanaan pembangunan ke depan,” pungkasnya. (jai/lim)

Editor : Azward Halim
#bulungan