Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Monev Infrastruktur di Apau Kayan, Wagub Kaltara Ingkong: Jembatan Ini Saya yang Bangun

Iwan RT • Kamis, 26 Maret 2026 | 14:56 WIB

PERBATASAN: Salah satu infrastruktur yang ditinjau Wagub Kaltara di Apau Kayan beberapa hari lalu.
PERBATASAN: Salah satu infrastruktur yang ditinjau Wagub Kaltara di Apau Kayan beberapa hari lalu.
TANJUNG SELOR - Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala baru-baru ini melakukan monitoring dan evaluasi (monev) infrastruktur di wilayah Apau Kayan, Kabupaten Malinau. Dari hasil monitoring yang dilakukan, Wagub Ingkong menilai infrastruktur di wilayah perbatasan provinsi ke-34 Indonesia ini masih sangat membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.

 

Infrastruktur yang ditinjau oleh Wagub Ingkong di wilayah Kecamatan Kayan Selatan dan Kayan Hulu itu, mulai dari akses jalan, jembatan hingga bangunan atau fasilitas kesehatan.

 

Politisi Partai Hanura ini menunjukkan keprihatinannya terhadap kondisi Jembatan Long Ampung saat ini. Karena, sejak dibangun pada tahun 2008 silam, fasilitas umum tersebut belum pernah dilakukan peremajaan. "Ini cukup mengkhawatirkan karena menjadi akses utama masyarakat menuju bandara. Kondisi jalannya sudah berlubang dan bagian jembatan juga berisiko," ujar Wagub Ingkong.

 

Kemudian, Wagub Ingkong bersama rombongan juga mengecek kondisi Jembatan Nawang yang menghubungkan Kecamatan Kayan Hulu dan Kayan Selatan. Kondisinya fasilitas yang dibangun sejak tahun 2006 ini juga dinilai memprihatinkan. "Jembatan ini saya yang bangun, perlu perhatian khusus. Infrastruktur perbatasan harus diperbaiki agar masyarakat bisa beraktivitas dengan aman," tuturnya.

 

Untuk fasilitas kesehatan, Wagub Ingkong meninjau Rumah Sakit (RS) Pratama Long Ampung. Di sini ditemukan adanya kerusakan di sejumlah titik, terutama pada bagian plafon yang jebol. "Kondisi ini perlu segera ditangani, terlebih ada bagian gedung baru yang belum dapat dimanfaatkan. Ini perlu menjadi perhatian, termasuk tanggung jawab kontraktor," tegasnya.

 

Melihat kondisi yang ada saat ini, Wagub Ingkong menegaskan bahwa infrastruktur di wilayah perbatasan harus menjadi perhatian serius agar aktivitas masyarakat dapat berjalan aman dan lancar. (iwk/lim)

Editor : Azward Halim