Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Operasi Ketupat Kayan 2026 yang dilaksanakan oleh Satgas Preemtif Subsatgas Binmas dengan tujuan meningkatkan kewaspadaan masyarakat di tengah lonjakan aktivitas belanja dan mobilitas warga.
Dalam pelaksanaannya, petugas mengingatkan masyarakat untuk mengantisipasi potensi tindak kejahatan seperti pencopetan dan penjambretan yang kerap terjadi di lokasi padat aktivitas.
Kapolda Kaltara, Djati Wiyoto Abadhy menegaskan, kehadiran Polri di ruang publik menjadi bagian dari komitmen menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama Ramadan hingga Idulfitri.
“Polri hadir di tengah masyarakat untuk memastikan seluruh rangkaian Ramadan dan Idulfitri berjalan dengan aman dan tertib,” kata Djati kepada Radar Kaltara, Kamis (19/3).
Menurutnya, pendekatan preemtif melalui edukasi langsung dinilai efektif untuk menekan potensi gangguan keamanan sejak dini, terutama di titik-titik rawan keramaian.
“Fokus kami adalah menciptakan kondisi yang aman dari sisi kriminalitas serta menjamin kelancaran aktivitas masyarakat,” ungkapnya.
Melalui langkah ini, Polda Kaltara berharap masyarakat dapat lebih waspada dan berperan aktif menjaga keamanan lingkungan, sehingga perayaan Idulfitri dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan. "Kami akan terus mengintensifkan upaya pencegahan kriminalitas," pungkasnya. (jai/lim)
Editor : Azward Halim