Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Musrenbang JARI Bulungan, Dorong Perencanaan Inklusif di Daerah

Taslee • Kamis, 12 Maret 2026 | 22:19 WIB

 

MUSRENBANG : Wabup Bulungan, Kilat membuka kegiatan Musrenbang Tematik Jari di Tanjung Selor. (Taslee/Radar Tarakan)
MUSRENBANG : Wabup Bulungan, Kilat membuka kegiatan Musrenbang Tematik Jari di Tanjung Selor. (Taslee/Radar Tarakan)

TANJUNG SELOR-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik
Jaring Aspirasi Rakyat Inklusif (JARI) di Aula Rumah Jabatan Bupati Bulungan, Rabu (11/3/2026) siang.

Kegiatan yang diselenggarakan Bappeda Litbang Bulungan ini bertujuan merumuskan perencanaan pembangunan yang lebih inklusif dengan memberikan ruang partisipasi bagi kelompok rentan.

Acara dibuka oleh Wakil Bupati Bulungan Kilat, A.Md dan dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Bulungan Sri Nurhandayani Syarwani, S.Pd selaku Bunda PAUD, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah, serta perwakilan berbagai unsur masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kilat menegaskan, Musrenbang Tematik JARI menjadi forum penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah agar kebijakan yang dirumuskan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

"Forum ini menjadi ruang strategis untuk memastikan pembangunan yang kita rencanakan benar-benar bersifat inklusif serta memberikan kesempatan dan ruang yang memadai bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok rentan," ujar Kilat.

la menjelaskan, Pemkab Bulungan memiliki komitmen untuk mendorong pembangunan yang tidak meninggalkan siapa pun. Melalui forum ini, pemerintah berupaya memperluas partisipasi masyarakat, terutama kelompok perempuan, anak, penyandang disabilitas, lanjut usia, masyarakat miskin, serta kelompok marginal lainnya.

Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat sangat penting dalam proses penyusunan kebijakan pembangunan. Aspirasi yang disampaikan dalam forum tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program dan kebijakan pembangunan daerah ke depan.

"Partisipasi aktif berbagai kelompok masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan sangat penting agar kebijakan dan program yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhannyata di lapangan," katanya.

Wakil Bupati juga mengajak seluruh perangkat daerah menjadikan Musrenbang Tematik JARI sebagai momentum untuk mendengar berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

la menekankan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga harus memastikan adanya jaminan perlindungan sosial, akses layanan yang memadai, serta perhatian bagi kelompok yang membutuhkan dukungan khusus.


la menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, organisasi sosial, serta seluruh pemangku kepentingan diperlukan untuk mewujudkan pembangunan yang lebih adil dan partisipatif.

"Dengan sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh pemangku kepentingan, kita dapat mewujudkan pembangunan Kabupaten Bulungan yang lebih adil, partisipatif, dan inklusif," ujar Kilat.

Musrenbang Tematik JARI diharapkan menghasilkan berbagai rekomendasi yang konstruktif sebagai bahan penyusunan kebijakan pembangunan daerah, sehingga setiap lapisan masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi serta merasakan manfaat pembangunan di Kabupaten Bulungan. (dra/ana)

Editor : Sophian Hadi