Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Pos Keamanan Kosong, Liagu Desak Penempatan Personel TNI/Polri

Fijai RT • Senin, 2 Maret 2026 | 11:25 WIB

 

PENGAWASAN: Tim gabungan memeriksa dokumen dan muatan kapal yang melintas di perairan Liagu.
PENGAWASAN: Tim gabungan memeriksa dokumen dan muatan kapal yang melintas di perairan Liagu.
TANJUNG SELOR – Kekosongan pos keamanan di wilayah pesisir Desa Liagu, Kecamatan Sekatak, Bulungan menjadi sorotan. Warga mendesak segera menempatkan personel TNI/Polri untuk mengantisipasi maraknya aktivitas ilegal.

Kepala Desa (Kades) Liagu, Samsir mengungkapkan bahwa sejak beberapa tahun terakhir pos keamanan yang telah dibangun tidak pernah terisi. Padahal, keberadaan aparat dinilai sangat penting untuk menjaga wilayah pesisir.
“Sejak beberapa tahun terakhir pos keamanan itu tidak pernah terisi. Kami berharap segera ada personel TNI atau Polri di Liagu,” kata Samsir kepada Radar Kaltara, Senin (2/3).

Menurutnya, tanpa pengawasan aparat, aktivitas illegal fishing dan destructive fishing kerap terjadi. Bahkan, penebangan kayu kelong oleh pihak luar desa juga semakin marak.
“Bukan hanya satu kapal yang masuk, kadang bisa lebih. Kami hanya menjadi penonton karena khawatir menimbulkan konflik jika bertindak sendiri,” katanya.

Samsir menegaskan, kondisi tersebut tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga berpotensi merusak ekosistem pesisir. Karena itu, ia berharap ada langkah konkret dari pemerintah dan aparat penegak hukum (APH).

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Bulungan, H Jamal menyatakan siap bersinergi dengan TNI/Polri dalam menjaga kondusivitas wilayah, khususnya di Liagu. Aspirasi warga disebut telah menjadi perhatian.
“Tadi kita sudah mendengarkan secara langsung penyampaian warga. Tentunya itu menjadi catatan bagi Pemda Bulungan dalam menjaga keamanan,” ujarnya.

Kasdim 0903/Bulungan, Letkol Inf May Artantyo menyampaikan pihaknya akan memaksimalkan peran Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk aktif melakukan pemantauan ke Liagu. Namun, ia mengakui penempatan personel secara permanen masih menghadapi kendala keterbatasan jumlah prajurit.
“Kami akan berupaya memaksimalkan keberadaan Babinsa untuk aktif ke Liagu. Untuk penempatan petugas tetap, memang masih terkendala keterbatasan personel,” jelasnya.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bulungan, Dharmawan, menambahkan bahwa persoalan keamanan di Liagu sebenarnya telah dibahas dalam rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
“Permasalahan di Liagu ini sudah pernah dibahas dalam rapat Forkopimda. Ke depan akan kita bahas lebih lanjut bersama Polresta Bulungan dan Kodim 0903/Bulungan,” pungkasnya. (jai/lim)

Editor : Azward Halim