Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Salurkan 2 Ton Lebih Sembako Murah, 5.050 Kupon Disiapkan di Bulungan

Fijai RT • Sabtu, 14 Februari 2026 | 00:28 WIB

 

PASAR MURAH: Warga saat membeli dalam pelaksanaan GPM di Bulungan.
PASAR MURAH: Warga saat membeli dalam pelaksanaan GPM di Bulungan.
TANJUNG SELOR - Ribuan warga Kabupaten Bulungan memadati lokasi gerakan pangan murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Bulungan, Jumat (13/2). Sebanyak 5.050 kupon antrean disiapkan panitia sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau menjelang hari besar keagamaan nasional (HBKN) Ramadan.

Sejak pagi, warga sudah berdatangan untuk mengantre. Tingginya minat masyarakat menunjukkan besarnya kebutuhan akan bahan pokok murah di tengah potensi kenaikan harga menjelang bulan puasa. Bahkan, jumlah warga yang hadir disebut melampaui kuota kupon yang tersedia.

Kepala DKP Bulungan, Sa’diah Yunus mengatakan, GPM ini dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten/kota di Indonesia sebagai langkah awal menghadapi peningkatan kebutuhan bahan pokok menjelang Ramadan.

“Seluruh komoditas yang dijual di bawah harga pasar agar dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok,” ujarnya kepada Radar Kaltara.

Menurutnya, penyediaan 5.050 kupon menjadi bukti besarnya sasaran penerima manfaat dalam kegiatan ini. Sistem kupon diterapkan untuk memastikan pembagian berjalan tertib dan tepat sasaran. Warga yang ingin berbelanja diwajibkan menunjukkan KTP, dengan prioritas diberikan kepada masyarakat yang berdomisili di Bulungan.

“Kita utamakan masyarakat Bulungan. Sistem pengambilannya menggunakan kupon antrean dari nomor 1 sampai nomor 5.050,” jelas Sa’diah.

Meski demikian, antusiasme warga di lapangan jauh melampaui perkiraan. Sejumlah masyarakat bahkan tetap datang meski tidak memperoleh kupon karena keterbatasan jumlah yang tersedia.

“Kalau masyarakat sesuai antrean 150, tetapi sepertinya lebih dari 150 karena ada juga beberapa masyarakat kita yang tidak mendapatkan kupon,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaannya, DKP Bulungan menyediakan berbagai kebutuhan pokok yang paling banyak dicari menjelang Ramadan. Di antaranya 100 sak beras ukuran 5 kilogram, 200 piring telur, 240 botol minyak goreng, 240 kilogram gula pasir, 100 kilogram bawang putih, serta 125 kilogram bawang merah. Seluruh komoditas tersebut dijual dengan harga di bawah pasaran sebagai bentuk intervensi pemerintah dalam menjaga stabilitas harga.

Sa’diah mengakui, jumlah komoditas yang dibawa memang terbatas sehingga tidak semua warga bisa terlayani. Namun, ia memastikan kegiatan serupa akan kembali digelar menyesuaikan kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan.

“Komoditas yang kami bawa memang terbatas. Untuk kegiatan selanjutnya menghadapi puasa nanti, itu akan kita atur kemudian,” katanya.

Pelaksanaan GPM kali ini dipusatkan di satu titik di Kabupaten Bulungan karena kegiatan dilakukan secara serentak secara nasional. Meski hanya satu lokasi, dampaknya dirasakan luas oleh masyarakat, mengingat ribuan kupon yang disiapkan dan tingginya partisipasi warga.

Selain itu, kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi lintas instansi, termasuk bersama Perum Bulog Bulungan. Tidak hanya melalui GPM di titik kegiatan, intervensi stabilisasi harga juga akan dilakukan hingga ke desa-desa menjelang bulan puasa.

“Intervensi terhadap stabilisasi harga itu juga akan dilakukan oleh teman-teman Bulog ke desa-desa dalam menjelang bulan puasa nantinya,” tambahnya.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah dilayani hingga pukul 12.00 Wita. Pemerintah daerah berharap, melalui program ini ribuan masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, sekaligus menjaga daya beli dan menekan potensi gejolak harga menjelang Ramadan dan Idulfitri.

“Harapannya kegiatan ini bisa membantu masyarakat dan menjadi bagian dari stabilisasi harga menjelang Ramadan dan Idulfitri,” pungkasnya. (jai/lim)

 

 

Editor : Azward Halim