Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto melalui P.S. Kasubsi PIDM Sihumas Polresta Bulungan, Aipda Hadi Purnomo, mengatakan api berasal dari satu kios saat pemilik melakukan penyalinan BBM di area garasi parkiran warung.
“Dugaan sementara, api berasal dari salah satu kios saat menyalin BBM jenis pertalite di garasi parkiran warung,” kata Hadi kepada Radar Kaltara, Jumat (30/1).
Menurutnya, api dengan cepat membesar setelah jeriken yang digunakan untuk menyalin BBM tumpah dan menyambar sumber api di sekitar lokasi.
“Jeriken yang dipakai untuk menyalin BBM tumpah sehingga api menyambar dan membesar di sekitar kios,” jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, sebanyak 11 unit kios dilaporkan terbakar. Kerugian material akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai kurang lebih Rp 900 juta. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Total kerugian ditaksir sekitar Rp 900 juta dan dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa,” tegasnya.
Saat ini, kepolisian telah memasang garis polisi di lokasi kejadian guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
“Tempat kejadian perkara telah dipasang garis polisi oleh personel Satreskrim Polresta Bulungan untuk kepentingan penyelidikan,” pungkasnya. (jai/lim)