Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Rp 5,2 Miliar Digelontorkan ke Desa Antutan, Fokus Infrastruktur hingga UMKM

Fijai RT • Minggu, 25 Januari 2026 | 20:49 WIB

Bupati Bulungan, Syarwani.
Bupati Bulungan, Syarwani.
TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 5,2 miliar melalui APBD 2026 untuk mendukung pembangunan di Desa Antutan, Kecamatan Tanjung Palas, Bulungan. Anggaran tersebut diarahkan untuk memperkuat infrastruktur dasar hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Bupati Bulungan, Syarwani mengatakan, alokasi anggaran tersebut disiapkan untuk sejumlah kegiatan prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan warga desa.
“Melalui APBD 2026, Pemda Bulungan mengalokasikan anggaran sekitar Rp 5,2 miliar untuk Desa Antutan,” kata Syarwani kepada Radar Kaltara, Minggu (25/1).

Ia menjelaskan, dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan dan peningkatan jalan usaha tani, penguatan sistem penyediaan air minum (SPAM) hingga pelatihan bagi pengusaha UMKM.
“Anggaran ini dialokasikan untuk beberapa kegiatan, mulai dari jalan usaha tani, peningkatan SPAM hingga pelatihan bagi pengusaha UMKM,” ungkapnya.

Selain itu, Pemda Bulungan juga mengalokasikan anggaran untuk bantuan hibah rumah ibadah sebagai bagian dari dukungan terhadap kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat. Menurutnya, program ini dirancang untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan, baik dari sisi ekonomi, akses infrastruktur maupun kebutuhan dasar lainnya.
“Kegiatan ini kita rancang agar benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.

Syarwani menekankan pentingnya pelaksanaan program yang tepat sasaran dan sesuai peruntukannya agar manfaat anggaran dapat dirasakan secara optimal.
“Saya berharap anggaran yang dialokasikan ini bisa tepat sasaran dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan masyarakat,” katanya.

Ia juga mengingatkan seluruh pihak terkait, mulai dari pemerintah desa (pemdes) hingga OPD teknis, agar melakukan pengawasan dan pendampingan secara maksimal dalam pelaksanaannya.
“Pengelolaan dan pengawasan harus berjalan dengan baik supaya hasilnya benar-benar dirasakan warga,” tambahnya.

Pemda Bulungan, lanjut Syarwani, berkomitmen untuk terus memperkuat pembangunan desa sebagai bagian dari strategi pemerataan pembangunan di seluruh wilayah kabupaten.
“Pembangunan desa menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan dan kesejahteraan masyarakat Bulungan secara menyeluruh,” pungkasnya. (jai/lim)

Editor : Azward Halim