Bupati Bulungan, Syarwani mengatakan, rencana pengembangan Gunung Putih akan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas perangkat daerah.
“Mudah-mudahan ini segera kami koordinasikan dengan dinas terkait, termasuk teman-teman camat yang ada di wilayah sekitar,” kata Syarwani kepada Radar Kaltara, Selasa (13/1).
Dijelaskan, pengembangan tahap awal tidak langsung diarahkan pada pembangunan fisik berskala besar, melainkan difokuskan pada penataan dasar kawasan agar lebih tertib dan nyaman.
“Tahap awalnya bukan pembangunan besar, tetapi minimal kita lakukan penataan,” ungkapnya.
Menurutnya, penataan tersebut mencakup pembersihan lingkungan, perbaikan fasilitas yang sudah ada serta pembenahan sejumlah titik di kawasan Gunung Putih.
“Misalnya, melakukan pembersihan, karena di situ ada beberapa objek yang memang perlu kita lakukan perbaikan supaya menjadi lebih baik dan aman,” jelasnya.
Lebih lanjut, Syarwani menekankan bahwa Gunung Putih diarahkan menjadi ruang aktivitas masyarakat yang terbuka dan inklusif.
“Kawasan ini kita harapkan bisa dimanfaatkan untuk kegiatan masyarakat, baik rekreasi keluarga maupun aktivitas komunitas,” ungkapnya.
Selain sebagai destinasi rekreasi, Gunung Putih juga direncanakan menjadi wisata edukatif, khususnya bagi pelajar.
“Lokasi ini sangat potensial dimanfaatkan anak-anak sekolah, terutama saat musim liburan, sebagai tempat rekreasi sekaligus pembelajaran di luar kelas,” katanya.
Pemda Bulungan berharap, melalui penataan dan pengembangan secara bertahap, Gunung Putih dapat tumbuh menjadi salah satu ikon wisata daerah yang berdampak langsung pada perekonomian masyarakat sekitar.
“Kita pelan-pelan lakukan penataan dan perbaiki fasilitas yang ada, sehingga ke depan Gunung Putih bisa menjadi destinasi wisata yang bermanfaat dan berkelanjutan,” pungkasnya. (jai)