Bupati Bulungan Syarwani mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemda Bulungan dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.
“Sepanjang 2025 ini, Pemkab Bulungan menyalurkan berbagai alsintan dan sarana produksi pertanian untuk mendukung kegiatan kelompok tani,” kata Syarwani kepada Radar Kaltara, Minggu (11/1).
Ia menjelaskan, salah satu bantuan yang disalurkan adalah handsprayer sebanyak 30 unit yang diperuntukkan bagi poktan di beberapa desa.
“Untuk handsprayer, kami salurkan sebanyak 30 unit kepada kelompok tani di Desa Long Buang, Long Beluah, Pulau Dulau, Pungit dan Pentian,” jelasnya.
Selain handsprayer, Pemda Bulungan juga menyalurkan berbagai kebutuhan penunjang pertanian lainnya.
“Tidak hanya alsintan, kami juga menyalurkan pupuk serta sejumlah peralatan pertanian agar aktivitas bercocok tanam petani bisa lebih optimal,” ungkapnya.
Menurutnya, dukungan pemerintah tidak berhenti pada sarana produksi jangka pendek, tetapi juga menyasar pengembangan komoditas unggulan.
“Kami menyalurkan bibit kopi dan kakao yang tersebar di sejumlah desa dan kecamatan,” bebernya.
Langkah ini sejalan sejalan dengan visi dan misi Bulungan untuk mewujudkan Bulungan Berdaulat Pangan, Maju. dan Sejahtera
Syarwani menegaskan, bantuan tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan hasil pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Kami ingin bantuan ini benar-benar dimanfaatkan oleh kelompok tani untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan mereka,” tegasnya.
Pemda Bulungan, lanjut Syarwani, akan terus melakukan pendampingan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan berkelanjutan.
“Pemerintah daerah akan terus melakukan pembinaan dan pendampingan supaya sektor pertanian di Bulungan semakin maju dan mandiri,” pungkasnya. (jai/lim)