TANJUNG SELOR – Provinsi Kaltara mencatatkan peningkatan signifikan secara nasional dalam Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) 2025. Berdasarkan laporan Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama (Kemenag) RI, nilai IKUB Kaltara naik tajam dari 78,94 pada 2024 menjadi 87,23 pada 2025.
Capaian tersebut menunjukkan keberhasilan sinergi antar pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dalam menjaga harmoni sosial dan toleransi antar umat beragama di Bumi Benuanta.
Kepala Kanwil Kemenag Kaltara, H. Muh. Saleh menyatakan, peningkatan indeks ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen masyarakat yang konsisten menguatkan nilai moderasi beragama.
“Moderasi beragama harus menjadi pijakan utama dalam menjaga kerukunan umat beragama. Keberagaman yang kita miliki adalah anugerah yang harus dirawat melalui sikap saling menghormati, toleransi, dan dialog berkelanjutan,” ujar Muh. Saleh kepada Radar Kaltara, Jumat (2/1).
Ia menegaskan bahwa perbedaan keyakinan bukanlah penghalang untuk hidup rukun, melainkan kekuatan sosial dan budaya yang mempererat persaudaraan masyarakat Kaltara.
“Perbedaan bukan sumber konflik, tetapi kekuatan untuk membangun kehidupan sosial yang damai dan bersaudara. Kerukunan harus dirasakan nyata dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya tercermin dalam angka indeks,” tegasnya.
Menurutnya, dialog lintas iman dan silaturahmi antar umat beragama perlu terus diperkuat, khususnya menjelang momentum sosial dan keagamaan, agar persatuan dan kedamaian tetap terjaga. “Kami mengajak seluruh tokoh agama dan elemen masyarakat untuk menjadi teladan dalam menyebarkan pesan damai serta menjaga persatuan di tengah keberagaman,” katanya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dalam setiap perayaan keagamaan agar berlangsung aman, damai, dan kondusif. “Kerukunan umat beragama tidak hanya menyangkut relasi antarumat, tetapi juga komitmen bersama dalam menjaga stabilitas, keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap capaian IKUB yang tinggi tidak berhenti pada angka statistik, tetapi dirasakan dalam kehidupan sosial melalui toleransi, penghormatan, dan kerja sama lintas agama. Ini sejalan dengan Asta Protas Kemenag RI.
"Dengan capaian ini, Kalimantan Utara diharapkan mampu mempertahankan dan meningkatkan kualitas kerukunan umat beragama sebagai fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berkeadilan," pungkasnya. (jai/jnr)
Editor : Januriansyah RT