TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) kembali menyalurkan bantuan bibit dan alat mesin pertanian (alsintan) kepada petani di Kaltara.
Hal ini dilakukan untuk memacu modernisasi sektor pertanian dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani lokal di provinsi ke-34 Indonesia ini.
Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H, M.Hum, menegaakan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat posisi petani sebagai aktor utama pembangunan sekaligus menjaga ketersediaan pangan bagi seluruh masyarakat Kaltara.
"Kita harapkan pemberian bantuan ini bisa membuat para petani ini lebih produktif dan lebih giat lagi mendukung program pemerintah, dalam hal ketahanan pangan," ujar Gubernur Zainal usai penyaluran simbolis bantuan sarana dan prasarana pertanian di Tanjung Selor, Rabu (24/12).
Gubernur Zainal membeberkan, pada sektor peternakan, Pemprov Kaltara menyalurkan 1.375 ekor ayam yang tersebar di empat kabupaten.
Sementara untuk mendukung efisiensi kerja di lahan, sektor tanaman pangan mendapatkan suntikan 34 ton benih padi unggul beserta dukungan alsintan berupa 30 unit mesin perontok padi, 25 unit cultivator dan 200 unit handsprayer.
Tak hanya fokus pada pangan pokok, Pemprov Kaltara juga mendorong sektor perkebunan dan hortikultura sebagai sumber ekonomi baru.
Sebanyak 23.080 bibit kakao, 10.750 bibit kopi dan 2.673 bibit kelapa sawit disalurkan kepada petani.
Sedangkan untuk komoditas hortikultura, bantuan yang diberikan mencakup 30.000 bibit jeruk, 9.500 bibit durian, 5.000 bibit pisang cavendish, serta 2.500 batang bibit alpukat guna mengoptimalkan potensi lahan yang ada.
Dengan diberikannya bantuan ini, Gubernur Zainal menitipkan pesan agar petani merawat aset yang telah diberikan sehingga dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama.
Ia juga menekankan pentingnya semangat berbagi, di mana kelompok tani diharapkan bersedia meminjamkan alat kepada petani lain yang membutuhkan.
"Kalau tidak dipakai, baru ada kelompok tani lain yang pinjam, pinjamkan. Tapi dengan syarat, harus kembali dengan kondisi baik," tuturnya.
Gubernur Zainal optimistis bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal agar Kaltara dapat menjadi salahsatu pilar ketahanan pangan nasional. (iwk/lim)
Editor : Azward Halim