Gubernur Zainal menegaskan, pelantikan ini merupakan suatu momentum sejarah dan sekaligus kepercayaan yang diberikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara, juga sebuah amanah yang besar dan sekaligus tantangan baru dalam perjalanan karir seorang aparatur sipil negara (ASN).
“Jabatan sekretaris daerah merupakan jabatan tertinggi bagi PNS (pegawai negeri sipil) pada level provinsi. Kita harap, dengan dilantiknya Sekprov kaltara hari ini maka akan ada perubahan menjdai lebih baik lagi ke depannya,” ujar Gubernur Zainal kepada Radar Tarakan usai pelantikan itu.
Pelantikan ini tentunya bukan sekadar seremoni pergantian jabatan semata, tapi merupakan momentum penting dalam perjalanan pemerintahan di provinsi ke-34 Indonesia ini.
Kenapa? Karena jabatan sekprov merupakan suatu amanah yang sangat strategis, penggerak utama roda birokrasi, pengawal kebijakan gubernur, sekaligus jembatan antara perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di daerah.
“Jadi kepada Sekprov Kaltara yang baru dilantik, saya ucapakan selamat mengemban amanah baru ini. Jadikan jabatan ini tidak saja sebagai kehormatan pribadi, tapi juga sebagai ruang pengabdian bagi masyarakat, bangsa dan negara,” imbuhnya.
Dalam mengemban jabatan ini, seseorang dituntut harus mampu menjadi teladan bagi seluruh ASN, menjaga integritas, profesionalitas dan netralitas birokrasi. Artinya, seorang sekprov harus berdiri di tengah, kuat menegakkan aturan, bijak dalam menyeimbangkan kepentingan, serta berani mengambil keputusan yang benar.
“Saya ingatkan, jangan biarkan roda birokrasi berjalan lambat karena ketidaktegasan, serta jangan biarkan pelayanan publik terhambat karena lemahnya koordinasi. Karena di tangan sekprov itu wajah birokrasi Kalimantan Utara akan tercermin,” tegasnya.
Untuk itu, maka seluruh ASN Pemprov Kaltara diharapkan dapat mendukung penuh Sekprov Kaltara yang baru dengan bekerja bersama, berkolaborasi tanpa sekat dan mengedepankan semangat berjuang, bersatu dan berkarya untuk Kaltara yang maju, makmur dan berkelanjutan. (iwk/lim)
Editor : Azward Halim