Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Tiga Penyidikan, Lima Penuntutan, Rp 2,96 Miliar Keuangan Negara Berhasil Diselamatkan

Fijai RT • Kamis, 11 Desember 2025 | 17:17 WIB
Photo
Photo

TANJUNG SELOR – Kejari Bulungan membeberkan capaian kinerja penanganan perkara tindak pidana korupsi sepanjang 2025 dalam momentum peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025.

Kepala Kejari Bulungan Yopy Adriansyah melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Bulungan, R. Joharca Dwi Putra menyampaikan bahwa jajaran Bidang Pidsus telah menangani sejumlah perkara selama satu tahun terakhir.

“Sepanjang 2025, kami telah melakukan penyelidikan terhadap tiga dugaan tindak pidana korupsi, penyidikan terhadap tiga perkara serta penuntutan terhadap lima perkara yang sudah dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Samarinda,” kata Joharca kepada Radar Kaltara, Kamis (11/12).

Selain penanganan perkara, Kejari Bulungan juga mengeksekusi enam kasus korupsi yang telah berkekuatan hukum tetap. Capaian ini, kata dia, mencerminkan komitmen kejaksaan dalam mempercepat penegakan hukum yang berkeadilan.

“Kami juga telah melaksanakan eksekusi terhadap enam perkara korupsi yang sudah inkracht, sesuai putusan pengadilan,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Kejari Bulungan juga melaporkan hasil signifikan terkait pemulihan keuangan negara. Selama 2025, total Rp 2.965.720.000 berhasil diselamatkan melalui proses penyidikan, penuntutan hingga eksekusi perkara tindak pidana korupsi.

“Sepanjang tahun ini, nilai kerugian negara yang berhasil diselamatkan dan dipulihkan mencapai Rp 2,96 miliar,” tegasnya.

Ia menambahkan, kegiatan pemaparan kinerja ini sekaligus menjadi wujud komitmen Kejaksaan dalam menghadirkan proses penegakan hukum yang akuntabel dan terbuka kepada publik.

“Kami berharap sinergi antara Kejaksaan dan media terus meningkat demi mewujudkan transparansi dan keterbukaan informasi publik,” ungkapnya.

Menurutnya, dukungan masyarakat dan media sangat penting untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap upaya pemberantasan korupsi di daerah.

“Dengan publik mengetahui capaian kinerja penanganan perkara, kami berharap dukungan terhadap penegakan hukum yang bersih, profesional, dan berintegritas semakin kuat,” pungkasnya. (jai)

Editor : Azwar Halim
#tiga penyidikan #kaltara #lima penuntutan #keuangan negara #Rp 296 milyar #bulungan