TANJUNG SELOR – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 dengan tema “Generasi Sehat, Indonesia Hebat”, Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Kabupaten Bulungan membuka stand pelayanan pemeriksaan gigi gratis di kawasan Tugu Cinta Damai, Tebu Kayan, Minggu (16/11/2025).
Kegiatan ini ditinjau langsung oleh Ketua PDGI Kalimantan Utara, dr. Ida Bagus K. Sidharahardja, yang menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan dukungan PDGI terhadap program pemerintah, khususnya program prioritas pemeriksaan kesehatan gratis seperti PKG atau CKG.
“Dari hasil sementara pemeriksaan CKG, banyak ditemukan kasus gigi berlubang, gigi hilang, dan berbagai masalah lainnya. Karena itu pemeriksaan gigi menjadi salah satu upaya promotif dan preventif yang harus terus digencarkan,” jelasnya.
Baca Juga: Bupati Bulungan Syarwani Launching GERBANG BISA, Tegaskan Komitmen Pendidikan Inklusif Tanpa Diskriminasi
Ia menegaskan bahwa edukasi pemeliharaan gigi harus dimulai sejak dini.
“Upaya pencegahan itu dimulai dari anak-anak. Masyarakat perlu lebih sadar untuk memeriksakan gigi secara rutin, jangan menunggu sampai gigi rusak baru datang, yang akhirnya berujung pencabutan,” ujarnya.
PDGI juga memberikan edukasi cara menjaga kesehatan gigi, mulai dari kebiasaan menyikat gigi yang benar, pemeriksaan berkala, hingga pentingnya segera membawa anak atau anggota keluarga ke puskesmas atau rumah sakit jika muncul keluhan gigi.
Baca Juga: Disdikbud Bulungan Akan Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat di Tanjung Palas Utara
“Harapannya, melalui kegiatan ini masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan gigi, sehingga kasus gigi berlubang bisa ditekan dan kualitas hidup meningkat,” tutup dr. Ida Bagus.
Sebanyak 200 anak anak menjadi sasaran program ini."Jika dalam pemeriksaan ini ditemukan kasus yang harus dirujuk ke puskesmas, kita rujuk," ucapnya.
PENCEGAHAN DIMULAI DARI KEBIASAAN YANG SEDERHANA
Baca Juga: TNI AD Tinjau Pertanian Terpusat dan TMAB di Bulungan
Dalam kegiatan yang sama, drg. Sally, dokter gigi Puskesmas Tanjung Selor, juga memberikan edukasi mengenai cara menjaga gigi tetap sehat. Ia menjelaskan bahwa kebiasaan menyikat gigi yang benar menjadi kunci utama.
“Untuk menjaga kesehatan gigi, otomatis membersihkan gigi harus benar. Waktunya adalah setelah sarapan di pagi hari dan sebelum tidur malam,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa banyak masyarakat yang hanya menyikat bagian depan, padahal bagian dalam gigi—terutama area dekat lidah—sering terlewat dan justru menjadi tempat berkumpulnya sisa makanan.
Baca Juga: Jaga Kondusivitas, Satpol PP dan PMK Bulungan Tingkatkan Kapasitas Satlinmas
“Gerakan menyikat gigi harus benar dan merata. Bagian dalam juga wajib dibersihkan,” tegasnya.
Menurut drg. Sally, kebiasaan ngemil di luar jam makan juga meningkatkan risiko karies gigi.
“Waktu ngemil ini yang sering menyebabkan gigi cepat berlubang, terutama pada anak-anak,” jelasnya.
Baca Juga: Cegah Penularan Penyakit Hewan-Manusia, Disperta Bulungan Aktifkan Puskeswan
Kasus Gigi Berlubang Tinggi pada Anak di Tanjung Selor
Di kasus puskesmas Tanjung Selori, drg. Sally mengungkapkan bahwa kerusakan gigi masih dominan ditemukan.
“Di masyarakat Tanjung Selor, risiko karies pada anak cukup tinggi. Banyak anak usia 5 sampai 12 tahun giginya sudah berlubang,” ungkapnya.
Baca Juga: Lepas 80 Jemaah Umroh, Bupati Sebut Apresiasi Pemerintah Terhadap Penggerak Keagamaan
Ia menekankan pentingnya perhatian khusus terhadap kesehatan gigi anak melalui upaya preventif yang konsisten. Edukasi kepada orang tua dan pemeriksaan rutin dinilai sangat penting untuk menekan angka karies.
“Anak-anak adalah masa kritis pembentukan kebiasaan. Kalau sejak dini diajarkan menjaga gigi, risiko kerusakan bisa menurun,” tambahnya.
Melalui rangkaian kegiatan ini, PDGI Bulungan berharap masyarakat semakin sadar untuk melakukan pemeriksaan gigi secara rutin serta menerapkan kebiasaan merawat gigi yang benar.(ana)