TANJUNG SELOR — Dinas Pertanian (Disperta) mengaktifkan layanan Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) di Jalan Sabanar Lama, Tanjung Selor. Pengaktifan Puskeswan ini dilakukan untuk memastikan kesehatan hewan peliharaan dan ternak masyarakat serta memperketat pencegahan penyakit zoonosis atau penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia.
Kepala Disperta Bulungan, Kristiyanto mengatakan, keberadaan Puskeswan merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat akan fasilitas kesehatan hewan yang memadai namun tetap terjangkau.
“Puskeswan ini kami dirikan untuk memastikan hewan peliharaan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik, mulai dari pemeriksaan rutin, vaksinasi, pengobatan hingga penanganan penyakit menular,” kata Kristiyanto.
Ia menegaskan bahwa penguatan layanan Puskeswan memiliki tujuan utama menjaga kesehatan hewan yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat. “Pada akhirnya, menjaga kesehatan hewan juga menjaga masyarakat dari ancaman penyakit zoonosis,” ungkapnya.
Fasilitas baru tersebut diharapkan menjadi pusat rujukan utama bagi pemilik hewan ternak maupun hewan kesayangan di Bulungan. Layanan yang disiapkan meliputi konsultasi kesehatan, tindakan medis minor, program pencegahan penyakit hewan serta pendampingan bagi peternak.
"Kami menyiapkan berbagai layanan, mulai dari konsultasi kesehatan, pemeriksaan dan tindakan medis minor, program pencegahan penyakit hewan, hingga pendampingan teknis bagi para peternak,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan Puskeswan tidak hanya memperkuat sektor kesehatan hewan, tetapi juga memberi dampak positif pada peningkatan produktivitas dan keamanan pangan daerah.
“Dengan layanan yang lebih lengkap dan terstruktur, kami ingin memastikan peternak dan pemilik hewan mendapat pelayanan terbaik,” pungkasnya. (jai/har)