TANJUNG SELOR – Komando Resor Militer (Korem) 092/Maharajalila melaksanakan latihan menembak senjata ringan dan pistol semester II 2025 di Lapangan Tembak Brigif 24/Bulungan Cakti
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program latihan rutin yang dilaksanakan setiap semester, guna mengasah kemampuan tempur dan keterampilan dasar prajurit dalam menggunakan senjata.
Danrem 092/Maharajalila, Brigjen TNI Mohammad Sjahroni menyampaikan latihan kali ini melibatkan seluruh personel militer, mulai dari Perwira, Bintara hingga Tamtama dengan menggunakan dua jenis senjata ringan, yaitu pistol dan senapan laras panjang SS1.
“Latihan menembak ini sudah menjadi program terjadwal setiap semester. Tujuannya untuk mengasah dan meningkatkan kemampuan prajurit, baik menggunakan pistol maupun senapan laras panjang sesuai fungsi dan tanggung jawab masing-masing,” kata Sjahroni.
Ia menjelaskan, kemampuan menembak merupakan bagian mendasar dari profesionalisme prajurit TNI, sehingga setiap personel harus memahami teknik, prosedur serta keselamatan dalam pelaksanaan latihan.
“Indikator keberhasilan latihan bukan hanya mengenai ketepatan sasaran, tetapi juga tentang bagaimana setiap peserta menjaga keamanan dan keselamatan selama latihan berlangsung,” tegasnya.
Sjahroni juga menekankan agar seluruh peserta memanfaatkan waktu latihan secara maksimal, memperhatikan setiap instruksi penyelenggara, dan tidak mengabaikan faktor keamanan.
“Saya minta agar seluruh personel betul-betul memanfaatkan latihan ini dengan baik. Rasakan setiap perkenaan, jangan sampai peluru terbuang sia-sia,” pesannya.
Latihan menembak yang berlangsung dengan pengawasan ketat itu diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan seluruh prajurit Korem 092/Mrl, baik dalam tugas rutin maupun kesiapan menghadapi tantangan operasi di lapangan.
"Melalui latihan yang terjadwal dan disiplin tinggi ini, Korem 092/Maharajalila menegaskan komitmennya untuk terus membangun prajurit yang tangguh, terlatih dan profesional," pungkasnya. (jai/har)
Editor : Azwar Halim