Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

HUT Tanjung Selor-Bulungan di Kebun Raya, 74 Desa Tunjukkan Potensi dan Kearifan Lokal

Fijai RT • Senin, 13 Oktober 2025 | 13:50 WIB

 

HUT : Bupati Bulungan bersama Forkopimda Bulungan dan Kaltara menari jepen dan gerak sama dalam perayaan HUT
HUT : Bupati Bulungan bersama Forkopimda Bulungan dan Kaltara menari jepen dan gerak sama dalam perayaan HUT

TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan gelar upacara peringatan HUT ke 235 Tanjung Selor dan HUT ke 65 Bulungan. Kali pertama, HUT digelar di Kebun Raya Bundayati, Bulungan dengan melibatkan 74 desa se-Bulungan.

Bupati Bulungan Syarwani mengatakan, peringatan tahun ini dikemas secara sederhana namun sarat makna.

Selain menjadi ajang refleksi sejarah Bulungan, momentum tersebut juga menjadi panggung bagi masyarakat desa untuk menampilkan potensi dan produk unggulannya.

“Kegiatan ini untuk pertama kalinya kita laksanakan di Kebun Raya Bunda Hayati, dan yang lebih istimewa, seluruh 74 desa di Bulungan hadir langsung menampilkan potensi dan produk kearifan lokal masing-masing,” kata Syarwani usai memimpin upacara peringatan HUT, Senin (13/10).

Menurutnya, peringatan hari jadi kali ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan juga wadah untuk menggerakkan ekonomi lokal melalui partisipasi UMKM dan pemerintah desa.

“Panggung hari ini adalah panggungnya teman-teman kepala desa dan warga desa. Di bagian depan stan, kita tampilkan produk UMKM dari desa agar masyarakat luas bisa mengenal potensi mereka,” ungkapnya.

Selain desa, Pemda Bulungan juga melibatkan pelaku UMKM dari wilayah perkotaan, terutama yang berada di kawasan Tanjung Selor.

“Selain stan desa, kita juga libatkan para pengusaha UMKM di kota agar sinergi desa dan kota terwujud. Jadi benar-benar hari jadi ini menjadi milik seluruh masyarakat Bulungan,” bebernya.

Untuk memastikan dampak ekonomi dari kegiatan tersebut, Syarwani mengungkapkan bahwa pemerintah telah menugaskan Sekda Bulungan dan perangkat daerah untuk melakukan pemantauan jumlah pengunjung dan perputaran uang di lokasi kegiatan.

“Kami sudah tugaskan teman-teman perangkat daerah untuk membantu di checkpoint pintu masuk dan menghitung jumlah pengunjung. Dari situ kita bisa memperkirakan perputaran ekonomi yang terjadi setiap malam,” ungkapnya.

Pemda Bulungan juga menugaskan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Bulungan untuk berkoordinasi langsung dengan para pelaku usaha, guna menghitung nilai transaksi dan potensi ekonomi yang muncul selama gelaran berlangsung.

“Saya yakin dan percaya, dengan even seperti ini akan terjadi perputaran uang yang signifikan di wilayah Bulungan. Dan tentu manfaatnya akan dirasakan langsung oleh saudara-saudara kita di 74 desa,” tegasnya.

Lebih lanjut, Syarwani menyebutkan bahwa model kegiatan tersebut akan dijadikan contoh dan inspirasi bagi desa maupun kecamatan lainnya.

“Ke depan, saya membayangkan HUT desa atau kecamatan juga bisa dibuat seperti ini. Minimal 10 desa di satu kecamatan hadir di ibu kota kecamatan untuk menampilkan produk dan kearifan lokalnya,” ujarnya.

Menurutnya, dengan pola ini, geliat ekonomi desa dapat terus hidup dan pelaku UMKM bisa tumbuh berkelanjutan di daerahnya masing-masing.

“Kita ingin semangat ini tidak berhenti di HUT Bulungan saja. Ini bisa jadi model yang diterapkan di tiap kecamatan dan desa, supaya UMKM dan ekonomi lokal semakin kuat,” pungkasnya. (jai/har)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #HUT Tanjung Selor #bulungan #kebun raya